Image

4 Cara Cek Aplikasi Pinjaman Online Karyawan yang Aman dan Terpercaya

Kenaikan harga barang akibat inflasi membuat karyawan seringkali merasa gajinya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Hal tersebut biasanya berujung pada karyawan menggunakan aplikasi pinjaman online.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Robert Half:

46% karyawan merasa gajinya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan

Aplikasi pinjaman online (pinjol) akhirnya menjadi opsi yang tak terelakan bagi karyawan. Walaupun begitu, menggunakan pinjol harus melalui pertimbangan secara matang dan hati-hati.

Menurut laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pengaduan tentang pinjol ilegal mencapai 19.711 laporan dalam kurun waktu 2019-2021, dengan 52,97% pelanggaran ringan/sedang dan 47,03% pelanggaran berat.

Dalam maraknya aplikasi pinjol ilegal ini, perusahaan dapat berperan untuk meminimalisir kemungkinan karyawannya masuk ke dalam jurang tersebut.

Di artikel ini, Mekari akan membahas rinci risiko aplikasi pinjaman ilegal, cara mengetahui aplikasi pinjaman yang terpercaya, dan peran perusahaan dalam mencegah karyawannya memakai aplikasi pinjaman ilegal. Simak penjelasannya.

Risiko Aplikasi Pinjaman Online Ilegal

Sumber: Canva.com

Ini dia bahaya-bahaya yang harus diwaspadai dari penggunaan aplikasi pinjaman online ilegal:

1. Kebocoran Data Pribadi

Aplikasi pinjaman online ilegal bisa mengakses data pribadi dari sejak awal aplikasi diunduh seperti izin akses pengguna.

Hal inilah yang oknum-oknum tidak bertanggung jawab manfaatkan untuk mengakses kontak ataupun dokumen penting lainnya di ponsel.

Kebocoran data tersebut sangat berbahaya, sebab oknum nakal bisa saja menggunakan data pribadi yang diambilnya untuk melakukan tindakan kriminal atau penarikan uang yang tidak disetujui.

2. Denda Bunga yang Tinggi

Aplikasi pinjaman online ilegal terlihat seperti Oasis di padang pasir, di mana mereka menawarkan janji-janji menyenangkan dengan kemudahan pencairan pinjamannya. Namun, di balik itu semua pinjol ilegal mematok bunga yang tinggi.

Pinjol ilegal tidak mengikuti aturan OJK yang menerapkan maksimal bunga 0,8%. Mereka mematok bunga sesuka mereka tanpa memperhatikan aturan.

Lalu, apabila terjadi keterlambatan pembayaran, pinjol ilegal akan memberikan nominal denda yang tinggi dan terus terakumulasi. Dengan begini, utang semakin bengkak dan karyawan terjebak dalam lilitan utang.

3. Teror dari Rentenir Online

Tak jarang kasus pinjaman online berakhir tragis akibat tekanan dari rentenir pinjol yang tidak tau batasan.

Saat pinjaman sudah jatuh tempo, rentenir pinjol akan menagih dengan bebas, banyak dari mereka yang menagih dengan kekerasan dan intimidasi. Mereka bersikap semena-mena sebab tidak mengikuti aturan OJK.

Cara Mengetahui Aplikasi Pinjaman Online yang Terpercaya

Agar terhindar dari bahaya aplikasi pinjaman online ilegal, berikut adalah langkah-langkah yang harus diikuti:

1. Cek Aplikasi Pinjaman Melalui Laman OJK

  • Buka situs laman OJK (www.ojk.go.id), klik menu IKNB, lalu pilih menu fintech di pojok kanan bawah. Setelah itu, pilih Penyelenggara Fintech Lending Terdaftar dan Berizin OJK sesuai dengan periodenya.
  • Lebih mudahnya, daftar dapat dilihat di tautan ini https://bit.ly/daftarfintechlendingOJK.

2. Cek Aplikasi Pinjaman Melalui WhatsApp OJK

  • Pertama, simpan nomor WhatsApp OJK, yaitu 081-157-157-157
  • Buka aplikasi WhatsApp dan cari kontak OJK yang tersimpan
  • Ketik dan kirim nama aplikasi pinjol yang ingin dicari, seperti Pinjol Cepat Cair
  • Kemudian, chatbot akan menelusuri nama tersebut dan membalas pesan WhatsApp

3. Cek Aplikasi Pinjaman Melalui Telepon OJK

Cara lain untuk mengecek legalitas aplikasi pinjol adalah dengan menghubungi kontak OJK di nomor telepon 157.

4. Cek Aplikasi Pinjaman Melalui E-mail OJK

Pengecekan aplikasi pinjol juga dapat dilakukan dengan menghubungi e-mail OJK di konsumen@ojk.go.id.

Baca juga: 5 Pinjaman Online Karyawan yang Diawasi OJK

Peran Perusahaan dalam Mencegah Karyawannya Memakai Aplikasi Pinjaman Ilegal

Bagaimana perusahaan dapat memberikan bantuan untuk menghindari karyawan dari penggunaan aplikasi pinjaman ilegal?

Sebagai pihak yang mempekerjakan karyawan, penting bagi perusahaan untuk menganalisa kebutuhan dan kesulitan apa yang sedang karyawan hadapi. Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan perusahaan:

1. Beri Bantuan Keuangan

Perusahaan dapat menawarkan tunjangan finansial, seperti dana transportasi atau dana makan. 

2. Bantu Karyawan dengan Tunjangan Jangka Pendek & Panjang

Kebanyakan default perusahaan hanya memberikan tunjangan yang mendukung keuangan jangka panjang seperti dana pensiun karyawan.

Faktanya, dari survei PWC, 42% karyawan mengatakan bahwa mereka perlu menggunakan uang pensiun untuk pengeluaran lain.

Hal ini adalah tanda yang jelas bahwa karyawan membutuhkan program tunjangan keuangan yang holistik; yang membantu mereka menabung untuk masa pensiun dan kebutuhan sehari-hari.

Meskipun dana pensiun adalah aspek penting dari finansial karyawan, keuangan jangka pendek seperti dana transportasi dan dana makan juga sama pentingnya bagi karyawan. 

Perusahaan sebagai pemberi kerja wajib untuk membantu karyawan dalam aspek-aspek tersebut. 

Dengan begitu, karyawan bisa menyimpan cukup uang untuk semua kebutuhan mereka. Karyawan juga tak perlu kesusahan meminjam di aplikasi pinjaman online apalagi sampai terjebak di pinjol ilegal. 

Baca juga: Tips Atur Keuangan Karyawan bagi Perusahaan

Alternatif Pinjaman Online bagi Karyawan

EWA atau Earned Wage Access adalah fitur utama dari Mekari Flex. Dengan Earned Wage Access dari Mekari Flex, karyawan bisa mengakses gaji mereka kapan pun mereka mau, bukan menurut jadwal yang ditentukan oleh perusahaan.

Perlu dicatat bahwa Earned Wage Access bukanlah pinjaman, sehingga pengaplikasian fitur ini tidak akan mengganggu arus kas perusahaan.

Contohnya, karyawan A tiba-tiba sakit dan membutuhkan dana untuk biaya pengobatan. Namun, tanggal gajian perusahaan masih lama dan ia perlu dananya sekarang. 

Dengan menggunakan fitur Earned Wage Access dari Mekari Flex, karyawan A dapat menarik gajinya langsung tanpa harus menunggu tanggal gajian. Arus kas perusahaan pun tidak terkena imbas dari penarikan dana tersebut.

Maka dari itu, penerapan Earned Wage Access sangat menguntungkan perusahaan dan mendukung kesehatan finansial karyawan, sehingga karyawan pun tidak perlu meminjam di aplikasi pinjaman online yang berisiko.

Jika Anda berminat menggunakan fitur Earned Wage Access dari Mekari Flex, Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan tim kami di tautan ini.

Karir
Karir

Kembangkan karir bersama Mekari

Mari berkembang dan menjadi bagian dari perubahan bersama talenta-talenta terbaik dari manca negara di Mekari.

Hubungi kami
Hubungi kami

Selalu siap membantu Anda

Bagi Anda yang membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi kami melalui kontak yang disediakan.

WhatsApp WhatsApp kami