Home / Blog / Business & Economy

Masalah Finansial Karyawan: Ini 3 Solusi dari Perusahaan

seorang karyawan sedang mengalami masalah finansial
Daftar isi
Mode

Bukan rahasia lagi bahwa ekonomi saat ini sedang bergejolak dan keuangan masyarakat masih belum pulih. Masalah finansial bagi karyawan pun menjadi hal yang wajar.

Menurut survei SoFi at Work 2022 yang melibatkan 1600 HR leaders dan karyawan, menemukan bahwa:

51% karyawan lebih stres tentang keuangan mereka hari ini daripada selama puncak pandemi

25% dari minggu kerja, dihabiskan karyawan untuk menangani masalah finansial

Perusahaan sebagai pemberi kerja pun diminta tanggung jawabnya untuk menangani kesulitan keuangan karyawan tersebut. Dari survei yang sama, dikatakan:

84% karyawan merasa perusahaan harus peduli akan masalah keuangan mereka

Lalu, bagaimana caranya perusahaan dapat membantu karyawan mereka keluar dari jeratan masalah keuangan? Nah, di sini Mekari akan membahasnya hingga tuntas. Simak pembahasan berikut!

Dampak Masalah Finansial Karyawan terhadap Perusahaan

Ketidaksehatan finansial tidak hanya merugikan karyawan, tetapi juga merugikan perusahaan. Banyak karyawan yang menderita depresi, serangan panik, dan kurang tidur, yang mana menyebabkan hilangnya produktivitas di tempat kerja. Sebuah survei oleh Salary Finance menemukan bahwa bisnis kehilangan US$500 miliar per tahun karena masalah keuangan karyawan.

Produktivitas yang hilang karena masalah keuangan membebani perusahaan rata-rata 11% hingga 14% dari biaya penggajian mereka per tahun. Oleh karena itu, perusahaan tidak dapat menutup mata terhadap kesehatan keuangan karyawan.

Kesehatan mental karyawan dengan cepat memburuk jika solusi keuangan tidak tersedia, dan mengabaikan dampak masalah keuangan hanya akan melanjutkan siklus. Dengan begini, berarti masalah keuangan karyawan pun menjadi masalah keuangan perusahaan juga.

1. Turnover Tinggi

Ada korelasi pasti antara stres keuangan karyawan dan turnover yang lebih tinggi. Faktanya, lebih dari setengah karyawan telah berganti pekerjaan untuk meningkatkan keuangan mereka, menurut Society for Human Resource Management. 

Seorang karyawan yang berjuang secara finansial akan lebih cenderung mencari pekerjaan di tempat lain untuk mendapatkan gaji yang lebih tinggi atau tunjangan kesehatan yang lebih terjangkau.

2. Peningkatan Biaya Kesehatan

Ketika karyawan stres karena masalah finansial, mereka mungkin tidak cukup tidur atau berolahraga, sehingga mengganggu kesehatan mereka secara keseluruhan. 

Karyawan mungkin juga beralih ke kebiasaan berbahaya seperti begadang atau merokok untuk mengatasi stres. Stres kronis juga dapat menyebabkan kondisi kesehatan yang serius seperti penyakit jantung. Akibatnya, perusahaan cenderung mengalami peningkatan biaya terkait kesehatan.

3. Penurunan Produktivitas

Berdasarkan Financial Stress Survey 2022 oleh John Hancock, 40% karyawan mengatakan mereka akan lebih produktif jika mereka tidak harus memikirkan masalah keuangan mereka di tempat kerja. 

Karyawan yang stres cenderung kurang fokus dan termotivasi. Hal ini pun akhirnya berdampak pada produktivitas dan tingkat efisiensi perusahaan. Karyawan ini mungkin juga membuat lebih banyak kesalahan karena mereka tidak dapat berpikir jernih.

Baca Juga: Hal yang Wajib Perusahaan Ketahui Sebelum Memberikan Pinjaman Karyawan

 

 

Faktor Penyebab Masalah Finansial Karyawan

Sumber utama stres keuangan bagi karyawan termasuk tidak memiliki cukup uang untuk pensiun, berurusan dengan utang, dan berjuang untuk membayar pengeluaran dasar rumah tangga seperti pelunasan rumah/kontrakan dan pembelian makanan.

1. Kekurangan Dana Darurat

Kurangnya tabungan darurat memiliki dampak besar pada kehidupan karyawan. Berdasarkan riset Consumer Financial Protection Bureau, 68% orang tanpa tabungan darurat mengatakan bahwa keuangan sering atau selalu mengendalikan hidup mereka. 

Orang-orang tanpa dana darurat jauh lebih mungkin untuk memiliki tunggakan utang dan mereka lebih mungkin untuk memaksimalkan batas kredit mereka atau tidak memiliki kartu kredit sama sekali. 

Semua ini mengarah pada masalah finansial yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan. Memiliki dana untuk menutupi pengeluaran tak terduga sangat memberdayakan.

2. Tidak Dapat Memenuhi Pengeluaran Bulanan

Tak terpenuhinya pengeluaran bulanan, biasanya terjadi karena kekurangan biaya atau kebiasaan belanja yang tidak bijaksana. Banyak karyawan yang biasanya menghabiskan pemasukan atau gaji pokoknya untuk membeli barang-barang yang memenuhi gengsi mereka.

Akhirnya, karyawan pun mengalami stres karena tidak memiliki dana tersisa yang cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga bulanan, seperti bahan makanan dan bahan bakar kendaraan.

3. Utang Menumpuk

Terkadang, utang menjadi satu-satunya cara untuk terus memenuhi kebutuhan. Utang, dalam perekonomian saat ini, tidak mudah dikelola. Masalahnya diperparah oleh kemudahan mengakses kredit dan bagaimana orang menggunakan uang itu.

Bagaimanapun juga, utang adalah lereng yang licin, dan dapat berdampak parah pada kemampuan karyawan untuk terus bekerja sesuai standar yang diharapkan.

Baca Juga: Dana Darurat Karyawan: Besaran Dana serta Cara Mempersiapkannya

Bagaimana Perusahaan Memastikan Kesehatan Keuangan karyawan?

Hubungan antara kesejahteraan finansial karyawan dan keuntungan perusahaan begitu kuat, sehingga lebih banyak perusahaan yang sekarang menawarkan program kesehatan keuangan untuk mengatasi masalah tersebut. 

Perusahaan baiknya menerapkan program kesehatan keuangan yang dirancang untuk membantu karyawan mereka mengelola keuangan dan mengurangi dampak tekanan keuangan di tempat kerja.

Jika Anda khawatir tentang bagaimana tekanan keuangan karyawan Anda mungkin berdampak pada perusahaan Anda, berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk membantu mengatasi masalah tersebut:

1. Evaluasi Tunjangan Karyawan

Dari survei di atas oleh SoFi at Work, 84% karyawan merasa bahwa perusahaan memiliki tanggung jawab untuk membantu karyawan meningkatkan dan mempertahankan kesehatan finansial mereka.

Maka dari itu, perusahaan disarankan untuk melihat rencana tunjangan karyawan mereka saat ini. Apakah Anda menawarkan penawaran terbaik untuk perawatan kesehatan? Apakah Anda memberikan tunjangan pensiun yang cukup bagi karyawan Anda?

Gunakan survei untuk mengetahui pendapat karyawan Anda tentang tunjangan mereka saat ini dan temukan tunjangan baru mana yang ingin mereka rasakan. 

Hal ini akan menjadi bukti yang bagus untuk perbaikan rencana tunjangan dan akan berfungsi sebagai tolok ukur untuk survei karyawan di masa mendatang.

2. Luncurkan Program Kesehatan Finansial

Dengan memberikan program kesehatan finansial kepada karyawan Anda, Anda menunjukkan kepada mereka bahwa Anda peduli dengan kesejahteraan mereka. Anda juga menciptakan keunggulan kompetitif dalam menarik dan mempertahankan karyawan.

Pertama, Anda harus mendengarkan karyawan Anda, mengidentifikasi tujuan yang harus dicapai dalam program, mendidik dan berkomunikasi, lalu melacak hasilnya.

Program kesehatan finansial yang menyeluruh harus mencakup:

  • Bimbingan dan saran keuangan
  • Alat perencanaan keuangan
  • Pendidikan keuangan

3. Tepat Waktu dalam Membayar Gaji

Hal ini mungkin menjadi solusi yang sepele, tetapi masih banyak karyawan yang tidak dibayar tepat waktu di perusahaannya. Hal tersebut tentunya dapat menambah tekanan keuangan mereka, terutama ketika tagihan jatuh tempo. 

Gaji karyawan Anda harus menjadi prioritas utama Anda dan harus dilakukan tepat waktu dan akurat.

EWA, Solusi dari Masalah Finansial Karyawan

Solusi alternatif bagi perusahaan adalah menghadirkan Earned Wage Access (EWA), yaitu tunjangan yang memungkinkan karyawan untuk mengambil gaji yang telah mereka peroleh sebelum tanggal gajian.

Dengan menggunakan EWA dari Mekari Flex, perusahaan dapat membantu karyawan meringankan beberapa masalah finansial yang mungkin mereka alami. Jenis tunjangan ini, dapat memberikan rasa aman pada karyawan, serta meningkatkan loyalitas karyawan kepada perusahaan.

EWA dari Mekari Flex merupakan cara inovatif untuk meningkatkan sistem penggajian, dan sarana untuk mendukung pola kerja serta gaya hidup karyawan yang terus berkembang.

Jika Anda tertarik untuk menggunakan EWA dari Mekari Flex, Anda dapat berkonsultasi secara gratis dengan tim ahli kami.

 

 

Topik:
Keluar

WhatsApp WhatsApp kami