12 min read

15 Aplikasi Project Management: Gratis, Berbayar, Custom

aplikasi project management

Mekari Insight

  • Aplikasi project management membuat kerja lebih terorganisir, sehingga tim dapat bekerja lebih efisien.
  • Pilih aplikasi dengan fitur esensial, seperti task management, kolaborasi tim, knowledge management, perencanaan dan penjadwalan, serta AI untuk meningkatkan produktivitas.
  • Dibandingkan aplikasi siap pakai, aplikasi kustom dari Mekari Officeless memungkinkan fitur disesuaikan dengan kebutuhan tim, menghindari fitur kompleks yang tidak digunakan, dan memastikan biaya sesuai dengan penggunaan.

Mengelola proyek tanpa software yang tepat dapat menghambat efisiensi tim. Solusinya? Aplikasi project management. 

Dengan aplikasi yang tepat, Anda dapat mengoptimalkan sumber daya, menyelesaikan proyek tepat waktu, dan meningkatkan produktivitas secara keseluruhan. 

Artikel ini merangkum 15 aplikasi project management, mulai dari aplikasi gratis, berbayar, hingga custom—untuk mendukung kebutuhan proyek Anda. Yuk, baca lebih lanjut. 

Apa itu aplikasi project management? 

Aplikasi project management adalah alat yang membantu tim mengelola proyek secara lebih terorganisir, dari awal hingga selesai. 

Dengan aplikasi ini, pekerjaan jadi lebih efisien, terstruktur, dan mudah dipantau, terutama saat banyak hal harus berjalan bersamaan.

Fungsi utamanya meliputi:

  • Menyesuaikan kebutuhan tugas dengan sumber daya yang tepat.
  • Membantu tim menyusun, memprioritaskan, dan mengerjakan tugas bersama.
  • Berkomunikasi dengan mudah, baik secara real-time maupun asinkron.
  • Memberikan gambaran jelas tentang progres proyek untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.
Baca Juga: Panduan Memilih Enterprise Project Management Software

Fitur yang wajib ada dalam aplikasi project management

Untuk memastikan proyek berjalan lancar, efisien, dan sesuai target, platform manajemen proyek modern harus memiliki fitur-fitur yang mendukung produktivitas tim secara menyeluruh. 

1. Manajemen tugas

Fitur ini mempermudah tim untuk membuat, membagi, dan mengelola tugas. Anda bisa menetapkan deadline, mengatur prioritas, dan melihat keterkaitan antar tugas lebih jelas.

Proyek besar pun dapat dipecah menjadi tugas-tugas kecil, sehingga pekerjaan terasa lebih ringan dan terstruktur.

2. Kolaborasi tim

Kerja tim yang solid adalah kunci kesuksesan proyek. Fitur kolaborasi memastikan semua anggota tim tetap terhubung, mulai dari berbagi dokumen, diskusi melalui chat, hingga ruang kerja virtual. 

Dengan komunikasi yang lancar, keputusan bersama bisa dibuat lebih cepat dan mudah.

Baca Juga: Stakeholder Mapping, Peran Utama Bagi Kesuksesan Proyek

3. Knowledge management

Fitur ini mempermudah tim untuk menyimpan, mengelola, dan berbagi dokumen penting seperti SOP, template, atau informasi proyek. 

Semua informasi dapat diakses, diedit, dan ditemukan dengan mudah. Hal ini memastikan tidak ada data penting yang terlewat selama proyek berjalan.

4. Perencanaan dan penjadwalan

Perencanaan adalah pondasi utama dalam manajemen proyek. Dengan fitur seperti Gantt chart, daftar tugas, pelacakan waktu, hingga analisis beban kerja, Anda dapat mengelola setiap tahap proyek dengan lebih terorganisir. 

Anda juga dapat menambahkan milestone, atur dependensi, dan pastikan anggaran tetap terkendali.

5. Kecerdasan buatan (AI)

AI kini menjadi elemen penting dalam aplikasi manajemen proyek. Dari otomatisasi tugas hingga analisis prediktif, AI membuat alur kerja lebih cepat dan efisien. 

Hasilnya, data dan sumber daya dapat dimanfaatkan secara optimal untuk hasil terbaik.

Rekomendasi custom software project management

Nama AplikasiCocok UntukFitur Unggulan
Mekari OfficelessBisnis yang butuh sistem project management sesuai kebutuhan tim (custom software)Pengembangan aplikasi kustom, Workflow Builder, Document Management System, Integrasi Sistem Lintas Platform
WrikeOrganisasi yang sedang berkembangWork intelligence (AI), Formulir permintaan, Pengelolaan proyek terstruktur, Visualisasi kerja multi-tampilan
HiveFreelancer, pengusaha, atau tim kecilAction cards, Diagram Gantt, Integrasi aplikasi, Alat kolaborasi (chat & email)
QuireTim dengan proyek besar dan struktur tugas berlapisInfinite Nested Task List, Akses offline, Organisasi tugas detail, Ideal untuk kerja jarak jauh
MiroTim yang rutin brainstorming dan workshop agileWireframe & diagram alur, Talktrack, Miro Assist, Kolaborasi jarak jauh
AsanaTim menengah-besar yang butuh struktur proyek jelasBerbagai tampilan proyek (Boards, Lists, Timelines, Gantt), Otomatisasi alur kerja, Manajemen beban kerja & waktu, Integrasi 200+ aplikasi
nTaskBisnis beranggaran terbatas yang butuh manajemen risiko & rapatManajemen task & subtask, Penjadwalan rapat, Manajemen risiko, Pengelolaan anggaran
TrelloTim pemula yang ingin sistem Kanban sederhanaTata letak Kanban, Boards, Lists, dan Cards, Custom fields, Otomatisasi Butler
monday.comTim lintas fungsi yang ingin tampilan visual & kustomisasi tanpa codingMonday AI Assistant, Dashboard kustom widget, Beragam tampilan proyek, No-code building
AirtableTim yang kelola data terstruktur sekaligus proyekIntegrasi Box, Salesforce, dan Google Calendar, Interface Designer, Shareable form, Automasi JavaScript
JiraTim IT dan developerIncident Investigation Dashboard, Jira issues dari pull request, Time tracking kode warna, Scrum boards
TeamworkAgensi dan tim berbasis klienTask & subtask, Gantt chart, Penyimpanan file versioning, Billable & cost rates
BasecampTim kecil yang butuh solusi sederhanaProject timeline, Hill Charts, Hey! menu, Check-in otomatis
SmartsheetTim operasional pengguna Excel yang butuh otomasi & keamanan enterpriseAutomated alerts & reminders, Cloud-based file sharing, Conditional formatting, Real-time updates
Zoho ProjectsBisnis pengguna ekosistem Zoho (CRM, Desk, Books)Manajemen tugas kustom, Gantt chart view, Time tracking & timesheet, Laporan & analitik

Setiap perusahaan pasti memiliki alur kerja unik dalam mengelola proyek. Sayangnya, banyak aplikasi project management hadir dengan fitur kompleks yang tidak selalu relevan, membuat karyawan membuang banyak waktu untuk beradaptasi daripada bekerja secara efektif.

Memilih custom software project management adalah solusi terbaik bagi bisnis yang ingin sistem yang lebih intuitif, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan tim. Rekomendasi terbaik untuk custom software project management adalah Mekari Officeless.

1. Mekari Officeless

Mekari officeless project management

Mekari Officeless Project Management adalah salah satu penawaran dari curated solution oleh Mekari Officeless yang berfungsi untuk membantu manajemen proyek antartim dalam perusahaan dengan data real-time untuk pengambilan keputusan bisnis lebih strategis.

Project Management Mekari Officeless dilengkapi dengan fitur visualisasi Gantt Charts yang mempermudah pengguna untuk memantau status, anggaran, dependensi, hingga linimasa proyek.

Dengan perangkat lunak yang dirancang khusus, Anda mendapatkan manfaat: 

  • Karyawan dapat lebih mudah beradaptasi karena hanya fitur yang relevan yang disertakan, menghilangkan kompleksitas yang tidak diperlukan. 
  • Biaya yang dikeluarkan lebih optimal karena hanya membayar fitur yang benar-benar digunakan dalam operasional sehari-hari. 
  • Fleksibilitas tinggi juga memungkinkan software ini berkembang seiring kebutuhan bisnis.

Fitur unggulan Mekari Officeless:

  • Pengembangan aplikasi kustom: membangun modul manajemen proyek sesuai spesifikasi alur kerja, lokasi, dan hierarki perusahaan.
  • Workflow Builder: automasi proses bisnis dan penanganan tugas.
  • Document Management System: Memastikan dokumen, berkas, dan laporan proyek tersimpan aman, dan selalu diperbarui.
  • Integrasi Sistem Lintas Platform: aplikasi dapat diintegrasikan dengan produk Mekari, sistem lama, serta tools dan sumber data lain melalui OpenAPI.
  • Tim dapat membangun alur proyek sesuai SOP sendiri
  • Task management yang mudah digunakan dan pembuatan tugas lebih cepat
  • Mendukung automasi proses lintas kanal
  • Approval workflow bawaan
  • Database proyek dapat dibuat otomatis bersama aplikasi atau secara terpisah
  • Aplikasi mobile memudahkan karyawan memperbarui progres pekerjaan
  • Mendukung API, event, dan webhook
  • Integrasi dengan sistem legacy seperti SAP, Oracle, Salesforce, serta seluruh ekosistem produk Mekari.
  • No-code mengurangi kebutuhan coding, tetapi tetap perlu admin yang memahami data model, workflow, tata kelola, dan perubahan kebutuhan bisnis

Rekomendasi aplikasi project management gratis

Bagi tim atau individu yang ingin mengelola proyek tanpa biaya tambahan, ada banyak aplikasi gratis yang tetap menawarkan fitur manajemen proyek yang solid. 

1. Wrike

aplikasi manajemen proyek wrike

Wrike adalah aplikasi manajemen proyek yang serba guna dengan berbagai fitur canggih untuk mendukung proyek kecil hingga besar. 

Aplikasi Wrike cocok digunakan oleh organisasi yang sedang berkembang karena mampu menyesuaikan skala kebutuhan. 

Fitur unggulan Wrike:

  • Work intelligence: Alat berbasis AI yang dirancang untuk mempercepat dan mempermudah pengelolaan proyek.
  • Formulir: Memulai tugas atau proyek baru jadi lebih mudah dengan formulir permintaan yang praktis.
  • Pengelolaan proyek terstruktur: Proyek dapat diatur dalam spaces khusus, dengan data yang terorganisir rapi dalam folder, task, dan subtask. 
  • Visualisasi kerja: Mendukung berbagai tampilan, seperti kalender, papan kanban, tabel, diagram Gantt, dan grafik beban kerja.
  • Kolaborasi yang lebih lancar: Fitur seperti cross-tagging, pengeditan dokumen langsung, proofing, hingga kolaborasi dengan pihak eksternal. 
  • Proses onboarding dimudahkan dengan panduan video yang jelas dan mendetail.
  • Menu right-click membantu menyelesaikan lebih banyak pekerjaan.
  • Fitur berbasis AI tersedia di semua paket tanpa biaya tambahan.
  • Versi gratisnya tidak memiliki fitur seperti diagram Gantt, dashboards, dan otomatisasi.
  • Beberapa pengguna merasa interface-nya kurang nyaman, sehingga terkadang memperlambat alur kerja.

2. Hive

aplikasi manajemen proyek hive

Hive adalah platform manajemen kerja yang menyatukan semua kebutuhan tim dalam satu tempat. Aplikasi ini menyediakan paket gratis selamanya (Hive Solo) yang sangat cocok untuk freelancer, pengusaha, atau tim kecil yang mendukung hingga dua pengguna.

Fitur unggulan Hive:

  • Action cards: Mengelola tugas dengan detail dan terorganisir.
  • Diagram Gantt: Mempermudah pelacakan progres proyek.
  • Integrasi aplikasi: Mendukung koneksi dengan berbagai aplikasi populer.
  • Alat kolaborasi: Fitur chat dan email untuk komunikasi yang lebih lancar.
  • Dasbor analitik: Memberikan gambaran menyeluruh tentang proyek.
  • Mudah diintegrasikan dengan berbagai alat kerja lain.
  • Interface intuitif yang nyaman digunakan.
  • Solusi serba ada untuk usaha kecil dan menengah.
  • Fitur komunikasi internal mendukung kolaborasi efektif.
  • Fitur pada versi mobile masih terbatas.
  • Banyaknya fungsi membutuhkan waktu untuk mempelajarinya.
  • Fungsi reporting masih bisa ditingkatkan agar lebih maksimal.

3. Quire

aplikasi manajemen proyek quire

Quire mempermudah tim dalam membuat dan melacak task di dalam setiap proyek yang lebih besar. Tiga tampilan utama di Quire meliputi daftar task bertingkat, Kanban, dan tampilan timeline. 

Quire cocok untuk tim yang sedang mengerjakan proyek dengan struktur tugas berlapis-lapis, seperti proyek besar yang perlu dipecah jadi subtask sangat detail) dan ingin fitur papan Kanban dalam data yang sama.

Fitur unggulan Quire:

  • Infinite Nested Task List: Memungkinkan pengguna membagi proyek besar menjadi subtask tak terbatas, memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan tugas.
  • Akses offline: Mendukung kerja tanpa koneksi internet dengan sinkronisasi otomatis begitu kembali online.
  • Organisasi tugas yang detail: Mempermudah pembagian tugas hingga tingkat yang sangat kecil.
  • Ideal untuk kerja jarak jauh: Mendukung kolaborasi tim yang sering bekerja dari lokasi berbeda atau saat bepergian.
  • Mudah disesuaikan.
  • Interface dan dasbor yang intuitif.
  • Sangat baik untuk pelacakan waktu.
  • Gratis digunakan.
  • Perlu lebih banyak integrasi.
  • Aplikasi seluler kurang optimal dibanding versi web.

4. Miro

aplikasi manajemen proyek miro

Miro adalah platform papan tulis interaktif tempat tim bisa menambahkan sticky notes, diagram, dan alur kerja secara real-time. Dengan fitur drag-and-drop, Anda bisa dengan mudah mengatur ide dan menyusun alur kerja.

Miro cocok digunakan untuk tim yang rutin menjalankan brainstorming, workshop agile, retrospektif, atau strategi mapping visual sebelum masuk ke tahap eksekusi proyek.

Fitur unggulan Miro:

  • Membuat wireframe, estimasi proyek, rencana produk, dependency map, journey map, dan diagram alur sederhana.
  • Talktrack, alat canggih untuk kolaborasi tanpa harus online di waktu yang sama.
  • Miro Assist untuk otomatisasi pembuatan diagram, mind map, kode, dan ringkasan.
  • Fitur yang mendukung kolaborasi jarak jauh, cocok untuk tim remote.
  • Fitur komunikasi bawaan yang membuat kolaborasi jadi lebih praktis.
  • Pengaturan yang mudah dan user-friendly.
  • Tersedia paket gratis selamanya.
  • Navigasi ke area tertentu cukup menyulitkan karena harus scroll seluruh konten di papan tulis.
  • Interface cenderung melambat saat terlalu banyak konten seperti dokumen, link, atau kolaborasi intensif.
  • Kontrol akses kurang baik dengan transparansi minim terkait siapa saja yang memiliki akses ke papan tulis.

5. Asana

aplikasi manajemen proyek asana

Asana unggul berkat interface yang sederhana dan user-friendly. Tidak ada menu yang rumit atau dasbor yang membingungkan sehingga pengguna dapat langsung memulai pengelolaan proyek dengan mudah. 

Asana cocok untuk tim menengah hingga besar yang membutuhkan struktur proyek yang jelas dengan berbagai pilihan tampilan, seperti Board, Timeline, dan Gantt.

Fitur unggulan Asana:

  • Menyediakan berbagai tampilan proyek seperti Boards, Lists, Timelines, Calendars, dan Gantt charts.
  • Otomatisasi alur kerja menggunakan Forms, Rules, Bundles, dan Templates.
  • Pengelolaan sumber daya yang efektif melalui fitur manajemen beban kerja dan pelacakan waktu.
  • Terintegrasi dengan lebih dari 200 aplikasi serta menyusun proyek dan penyimpanan file tanpa batas.
  • Fleksibel dalam metode pengelolaan proyek antar pengguna dan proyek.
  • Tampilan My Tasks yang terfokus dan praktis.
  • Daftar tugas (to-do list) yang dikembangkan dengan fitur kolaborasi tim.
  • Membuat dan mengelola knowledge base cukup menantang.
  • Template terbatas

6. nTask

aplikasi manajemen proyek ntask

nTask adalah solusi manajemen proyek yang sederhana namun kuat untuk mengelola anggaran proyek, perencanaan, hingga manajemen risiko. Meski menawarkan berbagai fitur bermanfaat, versi gratisnya tidak menyertakan fitur reporting dan Gantt charts.

nTask cocok untuk bisnis yang membutuhkan fitur manajemen risiko dan pengelolaan rapat dalam satu platform dengan anggaran terbatas.

Fitur unggulan nTask:

  • Manajemen task lengkap dengan subtask.
  • Penjadwalan rapat dan follow-up.
  • Alat manajemen risiko untuk mengukur risiko proyek.
  • Pengelolaan anggaran dan biaya.
  • Timer terintegrasi yang memudahkan pengguna memantau waktu kerja.
  • Tampilan proyek yang sederhana, memberikan gambaran proyek yang rapi dan informatif.
  • Mendukung komunikasi real-time dan menandakan status pesan yang belum dibaca.
  • Interface intuitif, mudah digunakan oleh tim tanpa pelatihan tambahan.
  • Tim dukungan yang responsif dan ramah dengan opsi bantuan beragam.
  • Opsi kustomisasi terbatas. Tidak banyak fleksibilitas untuk mengatur alur kerja atau tata letak dasbor.
  • Aplikasi seluler kurang andal, cenderung lambat dan jarang diperbarui.
  • Versi gratis kurang lengkap. Membatasi pengguna hingga lima orang dan tidak menyertakan fitur utama.

7. Trello

aplikasi manajemen proyek trello

Trello adalah alat sederhana namun efektif, dengan tampilan Kanban Boards yang mudah digunakan. Dengan papan interaktif ini, pengguna dapat dengan cepat memperbarui status task hanya dengan memindahkan kartu ke kolom seperti ‘To Do,’ ‘In Progress,’ dan ‘Done.’

Trello cocok untuk tim yang baru mulai menggunakan aplikasi project management dan menginginkan sistem Kanban yang sederhana serta mudah dipelajari.

Fitur unggulan Trello:

  • Memberikan gambaran proyek cepat dengan tata letak bergaya Kanban.
  • Visualisasi detail proyek menggunakan Boards, Lists, dan Cards.
  • Mengorganisasi data proyek seperti anggota, tanggal jatuh tempo, lampiran – di satu tempat.
  • Kustomisasi kartu Trello menggunakan custom fields sesuai kebutuhan bisnis.
  • Otomatisasi alur kerja dengan aturan berbasis AI menggunakan asisten pintar, Butler.
  • Sempurna untuk tim kecil atau pengguna pemula.
  • Mendukung ratusan integrasi, termasuk Slack, Google Drive, dan Zoom.
  • Menawarkan berbagai opsi kolaborasi seperti komentar, berbagi dokumen, dan @mentions.
  • Paket gratisnya mendukung hingga 10 papan per tim dengan fitur yang cukup untuk kebutuhan banyak pengguna.
  • Mudah digunakan bahkan untuk pengguna tanpa pengalaman dengan alat manajemen proyek sebelumnya.
  • Tidak memiliki real-time chat atau notifikasi pintar.
  • Sistem kartu yang sederhana kurang cocok untuk proyek besar dan kompleks.
  • Alat kolaborasi dan tampilan selain Board tidak gratis.
  • Tidak menyediakan dukungan 24/7.

Rekomendasi aplikasi project management berbayar

Jika Anda mencari solusi manajemen proyek dengan fitur yang lebih lengkap, maka aplikasi berbayar bisa menjadi pilihan terbaik. Berikut beberapa rekomendasi aplikasi project management berbayar yang layak dipertimbangkan.

1. monday.com

aplikasi manajemen proyek monday.com

Monday.com adalah platform manajemen proyek yang fleksibel, cocok untuk mengatur daftar tugas sederhana hingga menyusun alur kerja proyek yang kompleks. 

Dengan berbagai tampilan seperti Gantt chart, calendar view, dan Kanban board, Anda bisa mengelola proyek dengan cara yang paling nyaman.

monday.com cocok untuk tim lintas fungsi, misalnya tim marketing, operasional, dan HR, yang menginginkan tampilan visual dengan fleksibilitas kustomisasi tanpa coding.

Fitur unggulan monday.com:

  • Monday AI Assistant untuk otomatisasi tugas dan pembuatan konten
  • Dashboard yang bisa dikustomisasi dengan lebih dari 30 widget untuk analisis data yang lebih baik
  • Beragam tampilan proyek seperti Gantt chart, Kanban board, dan lainnya sesuai kebutuhan
  • No-code building untuk menyesuaikan dan mengotomatiskan workflow bisnis
  • Manajemen tugas dari awal hingga akhir yang dapat disesuaikan dengan target dan alur kerja tim
  • Kolaborasi yang mulus melalui Whiteboard, embedded documents, dan fitur update
  • Mudah diintegrasikan dengan berbagai tools lain
  • Automasi yang simpel tanpa perlu keahlian coding
  • Bisa disesuaikan dengan workflow apa pun
  • Mendorong kerja sama tim dengan fitur kolaborasi yang kuat
  • Butuh waktu untuk belajar karena fiturnya cukup kompleks dan harga yang relatif mahal
  • Menggunakan banyak data sehingga bisa membuat platform terasa lambat
  • Tampilan Gantt tidak bisa digunakan untuk membangun proyek dari nol
  • Beberapa tampilan tidak selalu memperbarui data secara otomatis

Harga:

Untuk tim dengan 3 hingga 49 pengguna:

  • Free
  • Basic: $12/bulan per pengguna
  • Standard: $14/bulan per pengguna
  • Pro: $24/bulan per pengguna
  • Enterprise: Harga disesuaikan dengan kebutuhan

2. Airtable

aplikasi manajemen proyek airtable

Airtable menggabungkan fleksibilitas spreadsheet dengan fitur manajemen proyek. Platform ini memungkinkan tim menyimpan, mengelola, dan menampilkan data dengan cara yang lebih visual serta mudah diakses. 

Airtable cocok untuk tim yang perlu mengelola data terstruktur sekaligus menjalankan proyek dalam satu platform, seperti tim content, marketing operations, atau product.

Fitur unggulan Airtable:

  • Integrasi dengan Box, Salesforce, dan Google Calendar untuk menghubungkan berbagai sumber data
  • Interface Designer untuk membuat dan membagikan tampilan yang sesuai dengan kebutuhan tim (mulai dari kalender, Kanban, hingga gallery)
  • Shareable form untuk input data langsung ke database
  • Alat pengembangan khusus untuk membangun sistem pelaporan yang lebih mendetail
  • Automasi yang mendukung Javascript untuk proses kerja lebih efisien
  • Cocok untuk tim yang bekerja dengan data dalam jumlah besar
  • Tampilan yang intuitif dan familiar bagi pengguna spreadsheet
  • Sangat fleksibel dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan proyek
  • Sulit untuk mempelajarinya, terutama bagi pemula
  • Dokumentasi dan materi pelatihan masih terbatas
  • Untuk kebutuhan kompleks, perlu banyak integrasi tambahan

Harga:

Airtable menawarkan beberapa paket harga sesuai kebutuhan tim:

  • Free – Gratis
  • Team – $24 per seat/bulan (ditagih bulanan)
  • Business – $54 per seat/bulan (ditagih bulanan)
  • Enterprise – Harga khusus sesuai kebutuhan

3. Jira

aplikasi manajemen proyek Jira

Jira adalah alat manajemen proyek yang dirancang khusus untuk bug-tracking dan issue management. Banyak digunakan oleh tim software developer, Jira membantu melacak masalah, menganalisis kinerja proyek, serta merencanakan sprint secara lebih efisien.

Fitur unggulan Jira:

  • Incident Investigation Dashboard untuk menyelesaikan masalah deployment kode lebih cepat
  • Bisa langsung membuat Jira issues atau menugaskan task dari pull request
  • Time tracking dengan kode warna untuk mempermudah pemantauan proyek
  • Scrum boards yang membantu memecah tugas besar menjadi lebih kecil dan terorganisir
  • Template pelacakan proyek yang bisa disesuaikan sesuai kebutuhan tim
  • Smart search untuk menemukan masalah dengan cepat
  • Form builder bawaan untuk mengelola dan mengumpulkan data dengan mudah
  • Sangat andal dalam mengelola issue tracking dan backlog proyek
  • Lebih cocok untuk tim IT dan developer dibandingkan tim umum
  • Tidak memiliki Gantt chart secara bawaan, perlu integrasi tambahan
  • Bisa terasa kompleks bagi pengguna baru yang belum familiar dengan sistem Agile

Harga:

Jira menawarkan berbagai paket harga sesuai dengan kebutuhan tim:

  • Free – $0 per user/bulan
  • Standard – $7.16 per user/bulan (ditagih bulanan)
  • Premium – $12.48 per user/bulan (ditagih bulanan)
  • Enterprise – Harga khusus sesuai kebutuhan

4. Teamwork

aplikasi manajemen proyek teamwork

Teamwork adalah platform manajemen proyek yang dirancang khusus untuk tim yang bekerja dengan klien, seperti agensi pemasaran, tim kreatif, dan layanan profesional. 

Fitur unggulan Teamwork:

  • Pembuatan dan penugasan task dan subtask
  • Gantt chart untuk visualisasi timeline proyek
  • Penyimpanan file dengan sistem versioning untuk pengelolaan dokumen yang lebih rapi
  • Alat komunikasi tim bawaan untuk koordinasi yang lebih efisien
  • Billable & cost rates untuk mengelola anggaran per anggota tim atau proyek 
  • Burndown reporting untuk mengukur kecepatan penyelesaian tugas untuk memastikan proyek selesai tepat waktu
  • Memiliki fitur burndown tracking untuk memantau progres tugas
  • Manajemen anggaran bawaan untuk melacak biaya proyek
  • Tersedia paket gratis untuk hingga lima pengguna
  • Tidak memiliki sistem status atau workflow bawaan
  • Fitur review dokumen masih terbatas
  • Tidak menyediakan customer support melalui telepon

Harga:

  • Free – $0
  • Deliver – $13.99 per user/bulan (ditagih bulanan)
  • Grow – $25.99 per user/bulan (ditagih bulanan)
  • Scale – Harga khusus sesuai kebutuhan

5. Basecamp

aplikasi manajemen proyek basecamp

Basecamp adalah platform yang cocok untuk tim kecil yang mencari solusi manajemen proyek lengkap. Jika Anda butuh alat yang sederhana untuk mengelola tugas dengan fitur komunikasi real-time, Basecamp bisa menjadi pilihan yang tepat. 

Fitur unggulan Basecamp:

  • Project timeline untuk melihat proyek dari awal hingga selesai
  • Hill Charts untuk melacak progres proyek secara visual
  • Hey! menu yang mengumpulkan semua notifikasi dalam satu tempat
  • Check-in otomatis untuk meminta update dari tim tanpa perlu menanyakan secara manual
  • Sistem chat & messaging bawaan untuk komunikasi yang lebih cepat
  • Proses onboarding yang mudah dan cepat
  • Message board terpusat untuk diskusi tim
  • Cocok untuk manajemen proyek dasar dengan fitur yang simpel
  • Tidak memiliki Gantt chart atau Kanban board bawaan
  • Kurang fleksibel jika digunakan untuk tim besar yang butuh fitur lebih kompleks
  • Tidak menyediakan customer support melalui telepon

Harga:

  • Basecamp – $15 per user/bulan
  • Basecamp Pro Unlimited – $349 per bulan (ditagih bulanan, untuk jumlah pengguna tanpa batas)

6. Smartsheet

aplikasi manajemen proyek smartsheet

Smartsheet adalah platform manajemen proyek berbasis spreadsheet yang berfokus pada tampilan visual dan otomatisasi workflow

Jika Anda terbiasa menggunakan Excel dan ingin solusi yang lebih kolaboratif dengan fitur manajemen proyek yang lebih canggih, Smartsheet bisa menjadi pilihan yang tepat. 

Smartsheet cocok untuk tim operasional  yang sudah terbiasa bekerja dengan spreadsheet seperti Excel, tetapi membutuhkan otomatisasi, standar keamanan tingkat enterprise, dan kapasitas pengelolaan data yang lebih besar .

Fitur unggulan Smartsheet:

  • Automated alerts & reminders untuk memastikan tim tetap sesuai jadwal
  • Cloud-based file sharing agar kolaborasi lebih lancar tanpa batasan perangkat
  • Conditional formatting untuk menyorot data penting secara visual
  • Real-time updates untuk visibilitas status proyek secara langsung
  • Integrasi dengan berbagai alat populer seperti Google Drive dan Salesforce
  • Tampilan yang familiar bagi pengguna Excel
  • Banyak template yang bisa langsung digunakan
  • Workflow dapat diotomatisasi untuk efisiensi kerja
  • Tampilan terbatas, sebagian besar berbasis tabel data
  • Data tidak selalu diperbarui secara real-time
  • Fitur tambahan (add-ons) cukup mahal

Harga:

  • Free – $0
  • Pro – $9 per user/bulan (maksimal 10 pengguna)
  • Business – $32 per user/bulan (minimal 3 pengguna)
  • Enterprise – Harga khusus sesuai kebutuhan

7. Zoho Projects

aplikasi manajemen proyek zoho

Zoho Projects adalah aplikasi manajemen proyek yang fleksibel dan dapat digunakan untuk berbagai skala proyek, dari yang sederhana hingga kompleks. 

Platform ini memiliki fitur unik yang menyerupai media sosial, seperti feeds, forum, dan diskusi, sehingga memudahkan tim untuk berkolaborasi. 

Zoho Priject cocok untuk bisnis yang sudah menggunakan atau berencana menggunakan ekosistem Zoho (CRM, Desk, Books) dan ingin manajemen proyek yang terintegrasi native

Fitur unggulan Zoho Projects:

  • Manajemen tugas lengkap dengan opsi kustomisasi
  • Gantt chart view untuk penjadwalan proyek yang lebih terstruktur
  • Time tracking & timesheet approval untuk pemantauan waktu kerja
  • Laporan dan analitik dengan opsi kustomisasi
  • Sistem manajemen dokumen terintegrasi untuk penyimpanan dan berbagi file
  • Aplikasi mobile yang kuat dan mudah digunakan
  • Harga per pengguna lebih terjangkau dibanding kompetitor
  • Automasi tersedia di semua paket
  • Integrasi terbatas pada paket yang lebih murah
  • Proses input data bisa memakan waktu

Harga: 

  • Free – $0 (hingga 3 pengguna)
  • Premium – $5 per user/bulan (ditagih bulanan)
  • Enterprise – $10 per user/bulan (ditagih bulanan)

Tips Memilih Aplikasi Project Management yang Sesuai

Banyaknya pilihan aplikasi project management memang memudahkan, tetapi juga bisa membuat keputusan jadi lebih sulit. Salah memilih platform bisa membuat perusahaan membayar fitur yang jarang digunakan atau malah kehilangan fitur penting yang dibutuhkan tim.

Supaya tidak salah langkah, pertimbangkan beberapa hal berikut sebelum menentukan pilihan.

1. Pahami cara kerja tim terlebih dahulu

Sebelum membandingkan daftar fitur, perlu lihat dulu bagaimana proyek di tim Anda berjalan sehari-hari. 

Fitur Gantt Chart dan task dependency akan lebih bermanfaat Jika pekerjaan memiliki tahapan yang saling bergantung. Sebaliknya tampilan Kanban mungkin sudah cukup jika kolaborasi berlangsung lebih fleksibel.

2. Hitung biaya sesuai pertumbuhan tim

Model harga setiap aplikasi berbeda-beda, dan sebagian besar menerapkan biaya per pengguna. Saat jumlah anggota tim bertambah, pengeluarannya pun bisa meningkat cukup signifikan. 

Sebaiknya, Anda menghitung perkiraan biaya untuk satu hingga dua tahun ke depan agar total biaya dapat terprediksi sejak awal.

3. Pilih aplikasi yang mudah diadopsi tim

Fitur yang lengkap belum tentu menjadi pilihan terbaik jika proses belajarnya terlalu rumit. 

Anda juga perlu mempertimbangkan seberapa cepat anggota tim dapat beradaptasi dengan tools baru, terutama jika sebagian besar belum terbiasa menggunakan software manajemen proyek. 

Makin mudah dipahami maka makin besar peluang aplikasi tersebut benar-benar digunakan secara konsisten.

4. Pastikan mudah terhubung dengan sistem lain

Aplikasi project management biasanya bekerja berdampingan dengan berbagai tools lain yang sudah digunakan perusahaan. 

Karena itu, periksa kemudahan platform pilihan Anda dapat terintegrasi dengan email, aplikasi chat, penyimpanan file hingga sistem keuangan atau HR.

5. Pertimbangkan custom software jika kebutuhan bisnis lebih kompleks

Jika setelah membandingkan berbagai aplikasi masih ada proses penting yang belum terakomodasi, atau justru terlalu banyak fitur yang tidak terpakai, custom software bisa menjadi pilihan yang lebih sesuai. 

Sebagai contoh, Mekari Officeless memungkinkan perusahaan Anda membangun sistem sesuai kebutuhan bisnis sehingga fitur yang digunakan lebih relevan dan platform dapat terus berkembang mengikuti pertumbuhan perusahaan.

Optimalkan Fungsi Aplikasi Management Project dengan Mekari Officeless

Setiap bisnis itu unik, begitu juga kebutuhan Anda. Dengan Mekari Officeless, Anda bisa menciptakan aplikasi kustom yang benar-benar sesuai dengan alur kerja bisnis Anda. 

Pelajari bagaimana aplikasi custom Mekari Officeless mampu mengoptimalkan produktivitas karyawan, sederhanakan proses, dan kelola proyek lebih efisien dengan solusi yang dirancang khusus untuk Anda!

References and methodology

Methodology

Methodology

Articles published by Mekari are developed using trusted sources, including official data, company reports, academic research, and insights from industry practitioners. Whenever possible, we refer directly to primary sources before drawing conclusions. Our editorial team reviews and verifies the information to ensure accuracy and relevance. All references are listed so readers can trace each piece of information back to its original source.

Our editorial standards

Our editorial standards

  • Primary source first: We consult official product documentation and pricing pages directly, not secondhand summaries or aggregator sites.
  • Fact-checking: All product features, pricing, and claims are cross-verified against each platform’s official website at the time of writing.
  • No paid placement: Tools are selected based on relevance and fit for Indonesian businesses, not commercial arrangements. Mekari Expense is included as a first-party product and is transparently labeled as such.
  • Regular review: Articles are periodically updated to reflect product changes or shifts in market relevance.
References

References

ClickUp. ”25 Best Free Project Management Software
Wrike. ”What’s the best project management software

FAQ

Apa bedanya aplikasi project management siap pakai dan custom software?

Apa bedanya aplikasi project management siap pakai dan custom software?

Aplikasi siap pakai (seperti Asana, monday.com, Jira) punya fitur yang sudah ditentukan vendor sehingga cepat dipakai tapi kadang tidak sepenuhnya sesuai alur kerja bisnis.

Custom software seperti Mekari Officeless dibangun mengikuti SOP dan hierarki perusahaan sendiri sehingga hanya fitur yang relevan yang disertakan dan biaya lebih optimal.

Bagaimana cara memilih aplikasi project management yang tepat untuk perusahaan saya?

Bagaimana cara memilih aplikasi project management yang tepat untuk perusahaan saya?

Mulai dari memetakan alur kerja tim (linear vs kolaboratif-visual), sesuaikan dengan skala tim dan model harga (per-user vs flat), pertimbangkan kurva belajar tim, dan cek kompatibilitas integrasi dengan sistem yang sudah dipakai.

Jika kebutuhan sangat spesifik dan sulit dipenuhi aplikasi siap pakai, custom software adalah opsi yang layak dipertimbangkan.

Apakah aplikasi custom seperti Mekari Officeless bisa diintegrasikan dengan sistem yang sudah ada?

Apakah aplikasi custom seperti Mekari Officeless bisa diintegrasikan dengan sistem yang sudah ada?

Bisa. Mekari Officeless mendukung integrasi lintas platform, termasuk ke sistem legacy seperti SAP, Oracle, dan Salesforce, API/event/webhook, serta seluruh ekosistem produk Mekari lainnya.

Topik:
Banner by Mekari
Keluar

WhatsApp WhatsApp kami