4 min read

Overstock vs Understock: Masalah Stok dalam Bisnis Online

Mekari Desty - Overstock vs Understock

Mekari Insight

  • Overstok dan understock jadi kesalahan menajemen stok akibat stok tidak seimbang dengan permintaan pasar
  • Overstock menahan modal dan meningkatkan biaya gudang, sedangkan understock menyebabkan kehilangan penjualan dan pelanggan
  • Penyebab utamanya pengelolaan stok tanpa data penjualan yang akurat
  • Monitoring stok real-time dan safety stock bantu cegah kelebihan maupun kekurangan stok
  • Software manajemen gudang seperti Mekari Desty bantu jaga stok tetap seimbang dan terkontrol

Banyak penjual menghadapi kondisi stok barang menumpuk di gudang atau justru kehabisan stok barang saat permintaan tinggi. Karena itu, pebisnis online perlu memahami perbedaan overstock vs understock sekaligus menerapkan sistem pengelolaan stok yang lebih terukur.

Masalah stok barang tidak hanya memegaruhi operasional, tetapi juga berdampak pada arus kas, pengalaman pelanggan, hingga keberlanjutan bisnis. Penggunaan software management gudang seperti Mekari Desty membantu memantau stok secara real-time, sehingga keputusan restock dapat dilakukan lebih akurat dan risiko kesalahan stok bisa ditekan.

Memahami Overstock vs Understock

Overstock adalah situasi ketika jumlah barang yang tersedia di gudang melebihi kebutuhan pasar. Dalam konteks pengelolaan stok e-commerce atau bisnis online, kondisi ini sering muncul karena keputusan pembelian yang tidak didasarkan pada data penjualan atau terlalu mengandalkan prediksi.

Akibatnya, stok gudang online shop menjadi penuh, perputaran barang melambat, dan biaya penyimpanan pun meningkat. Jika dibiarkan, stok tersebut berpotensi menjadi barang mati yang sulit terjual.

Pengertian Understock

Understock adalah kondisi ketika persediaan barang tidak mampu memenuhi permintaan pelanggan. Masalah ini sering dialami pebisnis online saat terjadi lonjakan penjualan, flash sale, atau keterlambatan pengiriman dari supplier.

Understock membuat produk sering habis di toko online, sehingga pelanggan terpaksa mencari alternatif dari kompetitor.

Perbedaan Overstock vs Understock dalam Bisnis Online

Perbedaan overstock dan understock terletak pada keseimbangan antara stok dan permintaan pasar.

  • Overstock ditandai dengan stok barang menumpuk, penjualan lambat, dan biaya gudang yang meningkat.
  • Understock ditandai dengan kehabisan stok barang, permintaan tidak terpenuhi, dan peluang penjualan yang hilang.

Keduanya merupakan kesalahan manajemen stok yang dapat menghambat pertumbuhan bisnis online jika terjadi terus-menerus.

Baca Juga: Contoh Pembukuan Stok Barang Masuk dan Keluar & Cara Membuat

Penyebab Overstock dan Understock pada Bisnis Online

A. Penyebab Overstock

Overstock biasanya disebabkan oleh:

  • Perencanaan stok barang yang tidak berbasis data penjualan
  • Tidak memantau produk slow moving (dengan pergerakan lambat)
  • Pembelian stok berlebihan karena tergiur harga grosir atau diskon supplier
  • Kurangnya kontrol persediaan antar gudang atau channel penjualan

Tanpa sistem inventory yang rapi, stok barang mudah terlihat aman padahal tidak efisien.

B. Penyebab Understock

Understock sering terjadi karena:

  • Lonjakan permintaan yang tidak terprediksi
  • Lead time supplier atau waktu pengadaan barang dari supplier terlalu lama
  • Tidak memiliki stok cadangan (safety stock)
  • Pencatatan stok manual yang rawan selisih

Dalam bisnis online dengan volume transaksi tinggi, masalah ini sangat sering terjadi.

Baca Juga: Staff Gudang: Tugas, Syarat, Cara Kerja, dan Gaji

Dampak Overstock vs Understock bagi Pebisnis Online

A. Dampak Overstock

Overstock dapat menimbulkan dampak seperti:

  • Biaya penyimpanan gudang meningkat
  • Modal usaha tertahan pada stok barang tidak laku
  • Risiko barang rusak atau kedaluwarsa
  • Tekanan margin akibat diskon besar untuk menghabiskan stok

Jika tidak segera diatasi, overstock dapat mengganggu kesehatan keuangan bisnis.

B. Dampak Understock

Sementara itu, dampak understock antara lain:

  • Kehilangan peluang penjualan
  • Pelanggan kecewa dan beralih ke toko lain
  • Penurunan reputasi dan kepercayaan pelanggan
  • Terganggunya strategi promosi

Dalam persaingan e-commerce yang ketat, stok kosong bisa berarti kehilangan pelanggan dalam jangka panjang.

Overstock dan understock sering muncul karena minimnya visibilitas stok. Dengan Mekari Desty, pebisnis online dapat membantu pergerakan barang di gudang secara lebih akurat, sehingga keputusan restock tidak lagi sekadar berdasarkan perkiraan.

Cara Mengatasi Overstock dan Understock

Berikut beberapa strategi yang dapat dilakukan oleh pelaku usaha bisnis online dalam mengatasi terjadinya overstock dan understock:

1. Mengelola Stok Berdasarkan Data Penjualan

Salah satu strategi mengelola stok barang yang paling efektif adalah menggunakan data penjualan historis. Data ini membantu pebisnis online:

  • Mengetahui produk fast moving (cepat terjual) dan slow moving (lambat terjual)
  • Menyusun perencanaan stok barang yang lebih akurat
  • Menghindari pembelian stok berlebihan

Pendekatan berbasis data jauh lebih aman dibandingkan perkiraan manual atau berdasarkan intuisi.

2. Menentukan Safety Stock yang Ideal

Safety stock berfungsi sebagai cadangan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan atau keterlambatan supplier. Penentuan jumlahnya harus disesuaikan agar tidak memicu overstock sekaligus mampu mencegah understock.

3. Monitoring Stok secara Real-Time

Monitoring stok real-time membantu pebisnis online:

  • Mengetahui jumlah stok aktual
  • Menghindari selisih data stok
  • Mengambil keputusan restock lebih cepat

Pemantauan ini sangat penting dalam manajemen stok yang efektif pada bisnis online.

Strategi pengelolaan stok akan lebih efektif jika didukung sistem yang tepat. Mekari Desty hadir sebagai solusi manajemen gudang yang membantu bisnis online mengontrol persediaan, mengurangi selisih stok, dan menjaga arus barang tetap seimbang.

Hindari Overstock dan Understock dengan Software Manajemen Gudang

Seiring berkembangnya bisnis online, pencatatan stok manual seringkali tidak lagi memadai. Penggunaan software manajemen gudang atau inventory management system membantu pebisnis online mengelola persediaan secara lebih terstruktur dan akurat.

Salah satu solusi yang dapat dimanfaatkan adalah Mekari Desty. Sebagai sistem manajemen gudang, Mekari Desty membantu:

  • Memantau stok barang secara real-time
  • Mengelola alur barang masuk dan keluar gudang
  • Menjaga keseimbangan persediaan
  • Mengurangi risiko overstock dan understock

Dengan visibilitas stok yang jelas, keputusan operasional dapat diambil berdasarkan data aktual, bukan sekadar perkiraan.

Baca Juga: Apa itu Warehouse Management System (WMS) dan Pentingnya untuk Bisnis

Tanda-Tanda Bisnis Online Butuh Sistem Inventory

Pebisnis online sebaiknya mulai menggunakan aplikasi manajemen stok jika:

  • Data stok sering tidak sesuai dengan kondisi gudang
  • Produk unggulan sering kehabisan stok
  • Banyak barang menumpuk tanpa pergerakan
  • Proses pengelolaan gudang terasa semakin kompleks

Sistem inventory yang terintegrasi membantu menjaga kontrol persediaan tetap optimal.

Seiring berkembangnya bisnis online, pencatatan stok manual sering kali tidak lagi memadai. Menggunakan software manajemen gudang seperti Mekari Desty dapat membantu pebisnis online mengelola stok dengan lebih terkontrol tanpa menambah kompleksitas operasional.

Kesimpulan

Overstock dan understock merupakan dua masalah persediaan yang kerap dialami oleh pebisnis online. Overstock menyebabkan stok menumpuk dan membebani biaya, sementara understock membuat peluang penjualan hilang dan pelanggan beralih ke kompetitor.

Dengan memahami penyebab dan dampak kedua kondisi tersebut, pebisnis online dapat menyusun strategi pengelolaan stok yang lebih cepat. Perencanaan berbasis data dan pemantauan stok secara konsisten menjadi kunci utama.

Penggunaan software manajemen gudang seperti Mekari Desty membantu bisnis online menjaga keseimbangan persediaan, meminimalkan kesalahan stok, dan mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Bagi pebisnis online yang ingin bertumbuh tanpa terganggu masalah stok, sistem manajemen gudang menjadi pondasi penting. Mekari Desty membantu menjaga keseimbangan persediaan agar bisnis dapat fokus pada peningkatan penjualan dan kepuasan pelanggan.

Kelola stok lebih rapi dan terkontrol dengan Mekari Desty, solusi manajemen gudang untuk bisnis online yang ingin menghindari overstock dan understock.

Saya Mau Coba Gratis Mekari Desty Sekarang!

Keluar

WhatsApp WhatsApp kami