Image

Ini 3 Cara Perusahaan Membantu Karyawan Generasi Sandwich

Generasi sandwich adalah istilah yang mengacu pada individu paruh baya yang secara bersamaan merawat dan mendukung anak-anak mereka, serta orang tua mereka yang sudah lanjut usia. Dengan keadaan tersebut, individu terhimpit seperti sandwich untuk mengurus dua generasi, sebelum dan sesudah mereka.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021 yang berjudul “Statistik Penduduk Lanjut Usia”, menyatakan bahwa:

79,44% sumber dana rumah tangga lansia berasal dari anggota keluarga yang bekerja

Hal tersebut mengindikasikan tingginya golongan generasi sandwich pada masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat usia pekerja seperti karyawan.

Karyawan yang termasuk ke dalam kategori generasi sandwich umumnya mengalami kesulitan secara emosional dan jasmani karena mereka diharuskan untuk siap memikul beban finansial yang besar.

Faktanya, tak semua yang tergolong dalam generasi ini memiliki kesiapan untuk memikul beratnya beban finansial tersebut. Hal ini sejalan dengan hasil survei Katadata Insight Center untuk Astra Life tahun 2021, yaitu:

Hanya 13,4% generasi sandwich yang memiliki kesiapan finansial dalam memenuhi kebutuhan pokok, menabung, dan berinvestasi

Kesulitan finansial tersebut tentunya berdampak pada stres yang menuntun pada terganggunya kinerja karyawan di perusahaan. Hal ini didukung dengan laporan dari National Alliance for Caregiving tahun 2020 yang mengatakan:

61% karyawan generasi sandwich mengaku mengalami masalah dalam bekerja

Masalah dalam bekerja pada data tersebut merujuk pada telat, pengurangan jam kerja, dan cuti yang berkepanjangan. Skenario seperti ini pastinya akan berimbas pada penurunan produktivitas perusahaan.

Maka dari itu, perusahaan sebagai pemberi kerja mempunyai peran untuk membantu karyawan meringankan beban mereka. Hal ini dilakukan demi menghindari turunnya kinerja karyawan akibat stres finansial secara terus-menerus.

Kali ini, Mekari akan membahas tentang peran perusahaan dalam membantu masalah keuangan bagi karyawan generasi sandwich. Simak pembahasan berikut.

Baca juga: Mengelola Financial Wellness Karyawan dengan Employee Loan

Peran Perusahaan dalam Membantu Masalah Finansial Karyawan Generasi Sandwich

generasi sandwich menyiapkan dana darurat untuk tanggungannya

Perusahaan mempunyai tanggung jawab untuk mempertahankan karyawan mereka. Jangan sampai karyawan yang dipertahankan mengalami penurunan kinerja atau memilih keluar, karena perusahaan gagal mengakomodasi kebutuhan mereka.

Berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat diambil perusahaan Anda untuk mulai mendukung karyawan generasi sandwich:

1. Melakukan Survei Anonim

Komunikasi terbuka adalah langkah pertama menuju perbaikan. Jika karyawan enggan untuk menyuarakan polemik mereka secara terbuka seperti 1on1 atau meeting lainnya, maka pertimbangkanlah survei anonim. 

Dengan survei anonim tersebut, perusahaan akan mendapatkan wawasan baru tentang apa yang sebenarnya dipikirkan karyawan tentang kebijakan perusahaan saat ini, termasuk budaya perusahaan atau sikap karyawan lain yang mungkin memengaruhi kebijakan. 

Misalnya, perusahaan mungkin menawarkan jatah insentif, tetapi karyawan mungkin ragu untuk memanfaatkan opsi ini karena khawatir hal itu dapat memengaruhi ulasan kinerja atau peluang promosi.

Namun, dengan adanya hasil survei ini perusahaan dapat menekankan bahwa pengambilan jatah insentif tidak akan mempengaruhi ulasan kinerja mereka.

Semakin banyak belajar, semakin baik pula manajemen perusahaan dalam menyesuaikan kebijakan dan membantu mengubah norma tempat kerja untuk mendukung karyawan generasi sandwich.

2. Menawarkan Jadwal Kerja yang Fleksibel

Biaya harian seperti biaya transportasi dan makan di luar seringkali menjadi pengeluaran tertinggi bagi karyawan ketika diakumulasikan. Biaya tersebut meraup persentase besar dari pendapatan karyawan, yang seharusnya bisa dialokasikan untuk hal penting lainnya. 

Oleh karena itu, perusahaan sebaiknya dapat menerapkan jam kerja fleksibel bagi karyawan. Misalnya, karyawan dapat menyesuaikan jadwal mingguan mereka untuk memiliki empat hari kerja lebih lama dan kemudian libur pada hari Jumat, atau menyesuaikan waktu mulai/berakhir untuk memungkinkan pekerjaan individu diselesaikan di luar jam kerja tradisional.

Jika perusahaan mempunyai sistem kerja hybrid, maka manajemen dapat mempertimbangkan jadwal tetap WFO. 

Dengan jadwal kerja fleksibel ini, karyawan dapat menghemat uang mereka untuk biaya perjalanan, pakaian kerja, dan makan siang di luar setiap hari. Perusahaan pun bisa menghemat uang untuk biaya overhead kantor mereka.

3. Menyediakan Program Kesehatan Finansial

Perusahaan dapat membantu kondisi keuangan karyawan mereka melalui program kesehatan finansial. Berikut adalah 5 program kesehatan finansial yang bermanfaat bagi karyawan generasi sandwich:

  • Program Perencanaan Pensiun

Menawarkan program pensiun dapat memudahkan karyawan untuk menabung demi masa depan mereka. Program pensiun yang disponsori perusahaan memberikan rasa aman secara finansial bagi karyawan.

Program ini juga dapat memutus rantai generasi sandwich kedepannya karena karyawan sudah memiliki tabungan yang cukup di hari tua, sehingga tak perlu merepotkan generasi penerusnya.

  • Financial Reimbursement

Tunjangan keuangan ini dapat meringankan beberapa beban keuangan yang mungkin dihadapi karyawan generasi terhimpit, seperti pembayaran uang sekolah anak dan dana dukungan pengasuh.

Baca juga: Dana Darurat untuk Karyawan: Apa itu dan Bagaimana Cara Mempersiapkannya?

Earned Wage Access, Pilihan Alternatif untuk Karyawan Generasi Sandwich

Bantuan-bantuan di atas memang berguna untuk masalah keuangan jangka panjang. Namun, karyawan yang tergolong dalam generasi sandwich, seringkali dihadapi dengan kejadian tak terduga dari semua tanggungan mereka. Maka dari itu, mereka memerlukan akses ke dana darurat yang cepat dan fleksibel.

Lalu, bagaimana perusahaan dapat memfasilitasi hal tersebut?

Nah, perusahaan dapat memfasilitasi dana darurat melalui sistem Earned Wage Access (EWA), yaitu sistem yang memungkinkan karyawan untuk menarik gaji mereka lebih cepat dari tanggal gajian. 

Dengan EWA Indonesia, karyawan dapat mengakses dana darurat dari gaji mereka kapan saja dan dimana saja sesuai dengan kebutuhan mereka.

Selain itu, perusahaan pun tak perlu khawatir arus kasnya terganggu. Sebab Earned Wage Access bukanlah pinjaman karyawan yang memerlukan alokasi dana tambahan.

Apabila Anda tertarik untuk menggunakan Earned Wage Access dari Mekari Flex, Anda dapat berdiskusi sekaligus berkonsultasi gratis dengan tim ahli kami di tautan ini.

Karir
Karir

Kembangkan karir bersama Mekari

Mari berkembang dan menjadi bagian dari perubahan bersama talenta-talenta terbaik dari manca negara di Mekari.

Hubungi kami
Hubungi kami

Selalu siap membantu Anda

Bagi Anda yang membutuhkan informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi kami melalui kontak yang disediakan.

WhatsApp WhatsApp kami