5 min read

Apa Itu P2P Lending? Berikut Cara Kerja dan Contohnya

cara kerja P2P lending

Mekari Insight

  • Mekanisme P2P lending sebagai perantara: Platform menghubungkan peminjam dan pemberi pinjaman tanpa bank. Peminjam mengisi formulir, menjalani evaluasi risiko, dan mendapat skor kredit. Pemberi pinjaman dapat menawar dengan bunga yang bersedia ditawarkan. Dana disimpan di rekening escrow untuk keamanan transaksi.
  • Kelebihan dan kekurangan P2P lending: Kelebihannya proses cepat online, bunga 11,75%-16%/tahun, diversifikasi aset, jaminan fleksibel, dan terverifikasi OJK. Kekurangannya denda besar jika telat bayar, tagihan naik drastis jika gagal bayar, dan hanya cocok untuk jangka pendek.
  • Mekari Flex menawarkan alternatif P2P lending yang lebih aman melalui EWA untuk mengakses gaji lebih awal tanpa bunga atau denda seperti P2P.

P2P lending adalah salah satu cara orang meminjamkan uang kepada individu atau bisnis. Sebagai pemberi pinjaman, Anda akan menerima bunga serta mendapatkan uang Anda kembali saat pinjaman dilunasi.

Ini bisa jadi alternatif terbaik bagi si peminjam yang tidak ingin terlilit hutang di bank serta jadi solusi bagi si pemberi pinjaman yang enggan memberikan uangnya untuk dipinjam.

Nah, Anda ingin tahu lebih lanjut apa itu Peer to Peer Lending dan cara kerjanya? Yuk, langsung simak penjelasan berikut ini sampai akhir!

 

 

Apa Itu P2P Lending?

P2P lending adalah suatu mekanisme yang menghubungkan antara individu yang membutuhkan kredit dengan orang lain yang mau meminjamkan. Platform ini murni bertindak sebagai perantara atau pasar yang menghubungkan peminjam dan pemberi pinjaman.

Anda dapat mendaftar sebagai peminjam atau pemberi pinjaman di platform P2P Lending yang telah terverifikasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Setelah mendaftar, maka Anda diharuskan untuk mengisi formulir yang berisi informasi dan detail yang relevan. Sebagai bagian dari proses, peminjam harus menjalani evaluasi risiko dan membayar biaya pendaftaran tetap.

Setelah terdaftar, pemberi pinjaman atau pendana dapat menjangkau peminjam yang telah disetujui dan terdaftar. Yang pasti, platform P2P diharuskan untuk mengungkapkan semua detail tentang peminjam.

Mulai dari identitas pribadi, jumlah dana yang diperlukan, suku bunga yang dicari, dan skor kredit dari pinjaman sebelumnya. Pada saat yang sama, identitas pribadi pemberi pinjaman dan rincian kontak dirahasiakan.

Berdasarkan aturan, platform P2P lending tidak diperbolehkan untuk menahan dana yang diinvestasikan oleh pemberi pinjaman atau dibayar kembali oleh peminjam. Dana tersebut akan disimpan di rekening escrow, sehingga platform itu sendiri tidak memiliki akses ke dana yang mengalir.

Bagaimana Cara Kerja P2P Lending?

cara kerja P2P lending

Proses Peminjaman

  • Mendaftar dan menentukan kelayakan awal
  • Mengisi data serta mengupload dokumen (laporan keuangan, tujuan pinjaman)
  • Menjalani penilaian riwayat kredit dan penetapan “tingkat pinjaman” untuk mengukur risiko
  • Membuat daftar pinjaman dengan suku bunga yang bersedia dibayar
  • Menjelaskan kebutuhan pinjaman—daftar dengan tujuan logis/kreatif lebih menarik kepercayaan pemberi pinjaman

Proses Pemberi Pinjaman

  • Meninjau daftar peminjam yang tersedia
  • Menawar dengan jumlah yang dapat dipinjamkan dan suku bunga yang ditawarkan
  • Menilai risiko berdasarkan tingkat pinjaman yang ditetapkan platform

Pencairan

Setelah periode penawaran berakhir, penawaran yang memenuhi syarat digabungkan menjadi satu pinjaman dan dicairkan ke rekening bank peminjam.

Kelebihan P2P Lending

P2P Lending memiliki kelebihan dibanding pinjaman lainnya. Berikut kelebihan dari P2P Lending, diantaranya:

1. Proses

Proses dari pinjaman P2P lending tidak sepanjang proses saat pinjam dana dari bank maupun lembaga keuangan konvesional. Mulai dari proses pendaftaran hingga syarat yang diajukan P2P lending sangat mudah dan cepat karena dilakukan secara online.

2. Bunga

Kelebihan P2P lending lainnya yaitu adanya bunga yang relatif lebih baik dari produk finansial lainnya. Nilai bunga dari P2P lending sendiri berada pada rentang sekitar 11,75%-16% per tahun. Hal tersebut membuat para lender baru maupun berpengalaman beralih ke P2P lending.

3. Diversifikasi

Diversifikasi merupakan penyebaran atau distribusi dana dan aset ke berbagai jenis instrumen yang ada. Jika Anda lenders yang sudah berpengalaman sangat disarankan untuk mengimplementasikan diversifikasi ini.

Apabila Anda memiliki produk finansial lainnya seperti saham atau yang sejenisnya, Anda bisa melakukan diversifikasi dengan tujuan untuk mengurangi risiko yang ada.

4. Jaminan

Kelebihan lainnya memilih P2P lending dengan adanya jaminan atau agunan. Anda dapat menjaminkan aset yang tidak harus berupa tanah maupun bangunan. Anda dapat diberikan fleksibilitas untuk meminjam melalui P2P lending.

5. Keamanan

Keamanan menjadi faktor penting saat Anda akan memulai pinjaman. Pastikan Anda sudah mengecek apakah P2P lending sudah terdaftar pada di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Proses transaksi akan menjadi aman dan nyaman karena sudah terdaftar di lembaga resmi.

Kekurangan P2P Lending

P2P lending juga memiliki kekurangan yang harus Anda ketahui. Berikut kekurangan dari P2P lending, diantaranya:

1. Peminjam Telat Bayar

Sebagai peminjam dana ada beberapa hal yang menjadi kekurangan dari P2P lending. Bila Anda telat bayar, maka denda yang diberikan cukup besar. Selain itu, jika Anda gagal bayar atau tidak bisa membayar maka jumlah yang harus dibayar jauh lebih besar dari pinjaman awal.

Oleh karena itu, Anda harus memikirkan dengan matang saat meminjam P2P lending. Ketahui dan pelajari terlebih dahulu bagaiman proses pembayaran pinjaman P2P lending.

2. Jangka Pendek

Pinjaman P2P lending direkomendasikan untuk pinjaman jangka pendek. Jika Anda ingin pinjaman jangka panjang, maka lebih baik ajukan ke bank atau lembaga keuangan lainnya. Selain itu, jika semakin lama jangka waktu pinjaman maka tagihan akan terus naik.

Contoh Aplikasi P2P Lending Terverifikasi OJK

Tertarik untuk mencoba melakukan transaksi kredit melalui metode Peer to Peer Lending?

Jika iya, maka Anda harus tahu apa saja platform atau aplikasi P2P lending yang terpercaya dan telah terverifikasi OJK supaya transaksi Anda minim risiko.

Berikut ini beberapa rekomendasinya:

1. Investree

Salah satu rekomendasi aplikasi P2P lending yang terpercaya adalah Investree. Aplikasi ini menjadi pelopor perusahaan fintech di Indonesia, khususnya P2P sejak tahun 2015.

Investree menawarkan sejumlah produk investasi untuk Anda seperti P2P produktif, SBN atau Surat Berharga Negara, dan reksadana.

Nah, bagi Anda yang membutuhkan layanan P2P kiranya bisa memilih produk P2P produktif. Layanan ini mencakup invoice and buyer financing, working capital term loan, dan pinjaman toko online.

Minimal pinjaman yang bisa Anda investasikan mulai dari Rp. 1.000.000 dan maksimal tergantung kebijakan pinjaman yang ada. Anda bisa mendapatkan bunga mulai dari 14 hingga 20% per tahun dengan tenor 1 sampai 12 bulan.
KoinWorks

Aplikasi ini menawarkan modal pinjaman yang cukup menarik, loh. Melalui KoinWorks yang sudah beroperasi sejak tahun 2016, Anda bisa melakukan pendanaan mulai dari Rp. 100.000 saja.

Selain itu, Anda juga bebas memilih bidang apa ingin Anda danai, seperti bidang bisnis, kesehatan, pendidikan, dan lain-lain. Kurang lebih sama dengan Investree, KoinWorks juga menawarkan bunga yang cukup menarik untuk Anda, yakni 14 hingga 13% dengan tenor 1 sampai 12 bulan.

2. UangTeman

Rekomendasi aplikasi P2P lending berikutnya ada UangTeman yang bisa menjadi alternatif solusi untuk pendana maupun peminjam.

Melalui startup fintech ini, pendana dapat memilih untuk memberikan pinjaman kepada peminjam yang memiliki keperluan produktif maupun konsumtif.

3. Danamas

Bagi Anda yang memerlukan dana pinjaman untuk bisnis UMKM, maka Danamas bisa jadi solusi yang tepat untuk Anda. Pasalnya, Danamas merupakan salah satu aplikasi P2P lending yang berfokus untuk mendanai UMKM.

Tujuannya adalah untuk mencetak pengusaha-pengusaha kompetitif yang berpotensi. Dari namanya, Anda bisa lihat bahwa Danamas ini beroperasi di bawah naungan Sinarmas dan telah terdaftar dan terverifikasi OJK.

4. TaniFund

Aplikasi P2P lending ini kurang lebih sama dengan Danamas. Namun bedanya, fokus utama TaniFund adalah industri pertanian di Indonesia.

Bagi Anda yang ingin mendanai bidang agrikultur, maka TaniFund bisa jadi platform yang tepat. Dengan melakukan pendanaan lewat TaniFund, maka Anda bisa memperbaiki dampak sosial terhadap ketahanan pangan serta kesejahteraan petani di Indonesia sambil berinvestasi.

Nah, demikianlah serba serbi tentang P2P lending yang wajib Anda ketahui. Mulai dari pengertian, cara kerja, hingga contoh aplikasinya.

Alternatif P2P Lending untuk Karyawan

Solusi lain yang sebenarnya lebih aman untuk peminjam adalah perusahaan tempat karyawan bekerja memberikan hak kepada karyawan agar bisa mengakses gaji lebih awal dengan Earned wage access (EWA) dari Mekari Flex.

Melalui teknologi finansial, si pemberi pinjaman dan si peminjam dapat melakukan transaksi pinjaman melalui marketplace, tanpa perantara bank.

Temukan alternatif P2P lending yang jauh lebih aman dan dapat dikontrol perusahaan melalui aplikasi manajemen benefit karyawan Mekari Flex

 

 

Topik:
Keluar

WhatsApp WhatsApp kami