Home / Blog / Business & Economy

Cara Menghitung Kenaikan Gaji Berkala Bagi Karyawan

kenaikan gaji berkala
Daftar isi
Mode

Pendaftaran CPNS selalu ditunggu-tunggu oleh banyak orang karena CPNS mempunyai berbagai keuntungan yang bisa didapatkan. Salah satunya adalah gaji berkala.

Selain CPNS, tentu saja karyawan lainnya juga menginginkan adanya kesempatan untuk bisa merasakan kenaikan gaji secara kontinu dan adil di tempat kerjanya. Sebagai pemilik usaha, Anda harus mempertimbangkan kenaikan gaji secara berkala setelah karyawan bekerja selama beberapa waktu di perusahaan Anda.

Pada artikel kali ini akan dibahas secara rinci terkait kenaikan gaji berkala – baik untuk PNS maupun karyawan perusahaan. Yuk, simak informasinya!

Apa Itu Kenaikan Gaji Berkala?

Kenaikan gaji berkala ini penting untuk dimengerti dua komponen yaitu karyawan perusahaan dan PNS. Intinya, kenaikan gaji akan diterima oleh seseorang yang sudah bekerja sebagai bentuk penghargaan terhadap kontribusi pekerja pada lembaganya masing – masing.

1. Kenaikan Gaji Berkala PNS

Kenaikan gaji merupakan sebuah kenaikan gaji yang akan diberikan kepada pegawai negeri sipil yang telah mencapai masa kerja golongan tertentu. Kenaikan gaji berkala dapat dilakukan dua tahun sekali apabila telah memenuhi persyaratan berdasarkan peraturan perundangan – undangan yang berlaku.

Dasar hukum adanya kenaikan gaji berkala PNS ini didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 7 tahun 1977 yang membicarakan tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil sebagaimana telah diubah menjadi Peraturan Pemerintah Nomor 25 tahun 2010 lalu.

Ada sumber yang menyebutkan bahwa kenaikan gaji berkala pertama kali bagi seorang PNS yang sudah diangkat dalam golongan I, II dan III diberikan setelah mempunyai masa kerja dua tahun sejak diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil.

Selanjutnya, akan diterima dua tahun sekali, kecuali untuk PNS yang pertama kali diangkat dalam golongan II/a akan diberikan kenaikan gaji berkala pertama kali setelah mempunyai masa kerja satu tahun. Namun, berikutnya akan diterima setiap dua tahun sekali.

2.Kenaikan Gaji Berkala Karyawan Perusahaan

Menurut KBBI, gaji merupakan balas jasa yang akan diterima oleh para pekerjaan dalam bentuk uang berdasarkan waktu tertentu. Gaji atau upah ini pun terdiri dari beberapa komponen diantaranya yaitu gaji pokok, tunjangan, bonus, dll.

Sebenarnya, untuk karyawan perusahaan tidak ada undang – undang yang mengatur secara khusus berapa persen kenaikan gaji berkala yang akan diterima setiap tahunnya. Sehingga, cara menghitung kenaikan gaji berkala ini tergantung pada perusahaannya masing – masing.

 

 

Alasan Kenaikan Gaji Berkala Bagi Perusahaan

Maka dari itu, sebagai pemilik usaha atau perusahaan tersebut ada baiknya perlu mempertimbangkan aturan ataupun syarat kenaikan berkala dengan alasan – alasan sebagai berikut.

1. Memotivasi Pekerja

Berdasarkan sumber yang beredar bahwa ada hubungan positif antara gaji yang mengalami kenaikan dengan kinerja karyawan. Dengan adanya kenaikan gaji secara berkala, karyawan diharapkan akan termotivasi untuk memberikan kontribusi terbaiknya karena menerima keistimewaan kenaikan gaji tersebut.

Baca Juga: 7 Cara Tepat Meningkatkan Motivasi Kerja Karyawan

2. Peningkatan Kebutuhan dan Adanya Inflasi

Perlu diketahui bahwa setiap tahunnya terjadi inflasi dan harga – harga dari kebutuhan akan terus meningkat. Jika pemilik usaha atau perusahaan tidak menyesuaikan upah yang diterima oleh karyawannya, maka kemungkinan karyawan yang mempunyai nilai penting bagi perusahaan akan mempertimbangkan untuk riset atau bahkan pindah ke kompetitornya.

3. Meningkatkan Citra Perusahaan

Tidak sampai disitu saja, perusahaan yang mempunyai kebijakan untuk mengevaluasi gaji ataupun kenaikan gaji secara berkala akan mempunyai citra positif di antara pekerja dan calon pekerja.

Tentu saja hal ini akan menarik sumber daya manusia yang mempunyai potensi berharganya bagi perusahaan untuk melamar pekerjaan. Selain itu, citra perusahaan yang baik akan membantu mengurangi angka turnover pada karyawan.

Penting

Tingkatkan motivasi, retensi karyawan dan citra perusahaan anda dengan memberikan benefit yang lengkap dan sesuai kebutuhan. Untuk mengelola skema benefit, gunakan Mekari Flex.

Faktor Pertimbangan Kenaikan Gaji Berkala

Sebelum Anda mengetahui cara menghitung kenaikan gaji berkala, ketahui terlebih dahulu apa saja faktor dan persyaratan apa saja yang perlu dilakukan jika karyawan menginginkan kenaikan gaji berkala.

Tentunya, setiap perusahaan memiliki kriteria masing – masing sebelum perusahaan tersebut menaikkan gaji para karyawannya. Namun, secara umum, inilah beberapa faktor yang mewujudkan kenaikan gaji.

1. Prestasi Kerja

Biasanya, karyawan yang mempunyai prestasi kerja akan menerima bonus tambahan. Akan tetapi, tidak ada salahnya untuk mempertimbangkan kembali bahwa karyawan yang mencapai prestasi kerja layak untuk diapresiasi perusahaan dengan cara menaikkan gaji.

Karena pada dasarnya karyawan yang berprestasi ini merupakan aset berharga bagi perusahaan, sehingga loyalitas karyawan tersebut merupakan salah satu hal yang mendukung perusahaan tersebut tetap bertahan.

2. Lama Waktu Bekerja

Karyawan yang mengabdikan diri dalam jangka waktu tertentu juga layak untuk mendapatkan kenaikan gaji. Hal ini bisa menjadi wujud apresiasi perusahaan atas loyalitas dan pengabdian yang dilakukan oleh karyawan tersebut.

3. Promosi Jabatan

Umumnya, karyawan yang mendapatkan promosi jabatan akan menerima kenaikan gaji beserta dengan tambahan – tambahan fasilitas lainnya. Hal ini patut diterima oleh karyawan, karena dengan adanya kenaikan jabatan tersebut, maka tanggung jawab yang diemban oleh karyawan tersebut juga bertambah.

4. Produktivitas Kerja Karyawan

Produktivitas kerja karyawan merupakan salah satu faktor yang membuat kondisi perusahaan tetap stabil. Sehingga, ada beberapa aspek yang perlu untuk dipertimbangkan sebelum meningkatkan gaji karyawan dengan faktor produktivitas kerja pencapaian target, ketaatan pada peraturan, dan loyalitas.

Produktivitas karyawan juga dapat diukur oleh perusahaan dengan menggunakan aplikasi kinerja pegawai yang terintegrasi dengan KPI, nilai performa kerja karyawan sesuai goal perusahaan.

5. Kemampuan Perusahaan

Faktor pertimbangan lain untuk menaikkan gaji karyawan yaitu dari kemampuan finansial perusahaan. Meningkatkan gaji karyawan tentu harus melihat seberapa jauh perusahaan mampu memberikan tambahan. Memaksakan peningkatan gaji tanpa kondisi finansial yang baik pun akan berdampak buruk pada perusahaan.

Asah Pengetahuan Bisnis dan Teknologi!

Seberapa paham Anda tentang dunia bisnis di Indonesia? Uji pengetahuan Anda!

1 / 3

SaaS sama dengan perangkat lunak on-premise.

2 / 3

AI dapat digunakan dalam bidang kesehatan untuk memprediksi penyakit.

3 / 3

Apa manfaat dari SaaS (software-as-a-solution)?

Your score is

The average score is 73%

Persyaratan Kenaikan Gaji Berkala Pegawai Negeri Sipil

Setelah Anda tahu faktor apa saja yang harus dipertimbangkan untuk menaikkan gaji karyawan pada perusahaan, persyaratannya cukup berbeda bagi PNS dan sudah diatur dalam UU.

Kenaikan gaji berkala pertama kali dibagikan atau diterima seorang pegawai negeri sipil yang diangkat dalam golongan I, II, dan III akan diberikan setelah mempunyai masa kerja dua tahun sejak diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil.

Untuk persyaratannya sendiri ketika pegawai negeri sipil menerima kenaikan gaji berkala yaitu sebagai berikut:

  • Telah mencapai masa kerja golongan yang ditentukan pada undang – undang untuk kenaikan gaji berkala.
  • Adanya penilaian pelaksanaan pekerjaan dengan nilai rata – rata sekurang – kurang yaitu cukup (61 – 75).
  • Pemberian kenaikan gaji berkala dapat dilakukan dengan surat pemberitahuan oleh kepala kantor atau satuan organisasi yang bersangkutan atas nama pejabat yang berwenang pada masing – masing lembaganya.
  • Pemberitahuan kenaikan gaji diterbitkan minimal satu bulan sebelum kenaikan gaji berkala tersebut berlaku.

Untuk dokumen – dokumen yang perlu dipersiapkan untuk dapat menerima kenaikan gaji berkala yaitu sebagai berikut.

  • Fotocopy sah keputusan dalam pangkat terakhirnya
  • Fotocopy sah berkala terakhirnya
  • Fotocopy sah ijazah yang diperolehnya
  • DP – 3 dan satu tahun terakhir

Khusus untuk pegawai negeri sipil yang sudah mutasi, maka harus melampirkan beberapa dokumen lainnya seperti: fotocopy sah keputusan alih tugas atau SK mutasi dan Surat Keterangan Pembayaran Gaji. Namun, gaji berkala tersebut bisa ditunda atau belum diterima oleh pegawai negeri sipil karena beberapa hal, diantaranya:

  • Apabila pegawai negeri sipil yang bersangkutan tersebut belum memenangi persyaratan penilaian pelaksanaan pekerjaan dengan nilai rata – rata sekurang – kurangnya pada nilai cukup dengan range 61 – 75, maka kenaikan gaji berkala akan ditunda paling lama untuk satu tahun.
  • Kedua, apabila selesainya waktu penundaan pegawai negeri sipil yang bersangkutan belum juga memenuhi persyaratan. Maka, sudah jelas bahwa kenaikan gaji berkala akan ditunda lagi detail tahunnya paling lama untuk waktu satu tahun.

Cara Menghitung Kenaikan Gaji Berkala Bagi Pegawai Negeri Sipil

Untuk cara menghitung kenaikan gaji berkala bagi pegawai negeri sipil sampai saat ini belum diketahui, karena pada dasarnya hal itu sudah diatur langsung oleh pemerintah yang bersangkutan. Sehingga, pegawai negeri sipil hanya menerima nominal jadinya.

Cara Menghitung Kenaikan Gaji Berkala Bagi Karyawan Perusahaan

1. Contoh Kasus Pertama

Misalnya, sebuah perusahaan memutuskan untuk meningkatkan gaji para karyawannya dengan ketentuan sebagai berikut.

Kenaikan upah atau gaji karena adanya inflasi untuk semua jenjang pangkat yaitu 5% dari gaji tahun sebelumnya.

Selain adanya bonus tahunan, bagi karyawan perusahaan yang mencapai kinerja 100% akan mendapatkan peningkatan gaji sebesar 2%, ditambah capaian kinerja 101 % hingga 120% akan mendapatkan tambahan sebesar 3% dan karyawan yang mencapai kinerja diatas 120% akan mendapatkan tambahan gaji sebesar 4%.

Selain adanya potongan gaji sebelumnya, karyawan yang mendapatkan hukuman disiplin akan mendapatkan pengurangan sebesar hukuman disiplin ringan -2% dan hukuman disiplin sedang -3% dan hukuman besar sebesar -4%.

Pada kasusnya seorang karyawan perusahaan dengan jabatan staf keuangan setiap tahunnya mendapatkan upah sebesar Rp 5.000.000,- dan mempunyai pencapaian kinerja sebesar 110%. Akan tetapi, karyawan tersebut mendapatkan hukuman disiplin ringan karena sering terlambat, maka cara menghitung kenaikan gaji berkala karyawan perusahaan tersebut yaitu sebagai berikut.

Cara Menghitung Kenaikan Gaji Berkala = Gaji Sebelumnya x (% Kenaikan Gaji Umum + % Kenaikan karena Pencapaian Kinerja – % Hukuman Disiplin)
= Rp 5.000.000,- x (5% + 3% – 2%)
= Rp 5.000.000,- x (6%)
= Rp 300.000,-

Sehingga, gaji baru yang akan diterima oleh karyawan perusahaan tersebut yaitu sebagai berikut hanya dengan menjumlahkan cara menghitung kenaikan gaji berkala dengan gaji sebelumnya.

Gaji Baru = Gaji Sebelumnya + Kenaikan Gaji
= Rp 5.000.000,- + Rp 300.000,-
= Rp 5.300.000,-

2. Contoh Kasus Kedua

Kasus lainnya yang dipengaruhi oleh inflasi akan lebih rumit lagi, dimana pada tahun 2018 setiap bulannya karyawan ABC akan menerima gaji sebesar Rp 6.000.000,- setelah ditambah pendapatan tidak tetap dalam setahunnya pendapatan karyawan tersebut akan mencapai Rp 75.000.000. Sedangkan pada tahun 2019, jumlah pendapatan tahunannya karyawan ABC tersebut tercatat Rp 81.000.000,-.

Cara menghitung kenaikan gaji berkala pada karyawan ABC akibat inflasi maka rumusnya sebagai berikut:

Pertumbuhan gaji = ((Gaji 2019 – Gaji 2018) : Gaji 2018) x 100%
= ((Rp 81.000.000,- – Rp 75.000.000,-) : Rp 75.000.000,-) x 100%
= 0,08 x 100%
= 8 %

Jadi, pendapatan yang karyawan ABC terima selama 2019 tumbuh 8% dibandingkan tahun 2018.

3. Contoh Kasus Ketiga

Perusahaan Bintang memutuskan untuk menaikkan gaji karyawannya sebesar 5%. Berapa gaji baru yang akan diterima oleh masing – masing karyawan yang sekarang mempunyai gaji berbeda – beda, yaitu Intan sebesar Rp 5.000.000, Yusuf sebesar Rp 6.000.000 dan Nuna sebesar Rp 10.000.000. Cara menghitung kenaikan gaji berkala untuk karyawan perusahaan Bintang yaitu sebagai berikut.

Kenaikan Gaji Intan

Cara Menghitung Kenaikan Gaji Berkala = Gaji Sebelumnya x Kenaikan Gaji
= Rp 5.000.000,- x 5%
= Rp 250.000,-

Maka gaji baru yang akan diterima oleh Intan yaitu Rp 5.000.000,- + Rp 250.000,= menjadi Rp 5.250.000,-

Kenaikan Gaji Yusuf

Cara Menghitung Kenaikan Gaji Berkala = Gaji Sebelumnya x Kenaikan Gaji
= Rp 6.000.000,- x 5%
= Rp 300.000,-
Maka gaji baru yang akan diterima oleh Intan yaitu Rp 6.000.000,- + Rp 300.000,= menjadi Rp 6.300.000,-

Kenaikan Gaji Nuna

Cara Menghitung Kenaikan Gaji Berkala = Gaji Sebelumnya x Kenaikan Gaji
= Rp 10.000.000,- x 5%
= Rp 500.000,-

Maka gaji baru yang akan diterima oleh Intan yaitu Rp 10.000.000,- + Rp 500.000,= menjadi Rp 10.500.000,-

Dari contoh cara menghitung kenaikan gaji berkala di atas dapat dilihat bahwa dari ketiga karyawan sama – sama menerima kenaikan gaji namun besarannya berbeda. Anda juga perlu memahami bahwa saat nominal gaji berubah, maka komponen dalam slip gaji juga akan berubah.

Seperti contohnya komponen asuransi kesehatan, perhitungan pajak, tunjangan hari raya bahkan sampai upah lembur yang harus berbeda. Perubahan komponen gaji akan sangat mudah dan cepat untuk diketahui dengan menggunakan aplikasi slip gaji online.

Contoh kasus di atas memang bisa diselesaikan dengan cara yang sederhana. Namun, bayangkan betapa rumitnya perhitungan kenaikan gaji berkala bagi perusahaan yang memiliki karyawan dalam jumlah banyak.

Bila menghitungnya secara manual, Anda mungkin akan menjumpai berbagai risiko kesalahan hitung yang cukup besar, serta membutuhkan tenaga dan waktu yang ekstra untuk menangani satu hal saja. Oleh karena itu, Anda bisa menggunakan software payroll otomatis yang dapat meminimalisir kesalahan yang terjadi.

Talenta dapat membantu Anda untuk menyelesaikan cara menghitung kenaikan gaji berkala dengan mudah berdasarkan parameter – parameter yang telah dibuat sebelumnya.

 

 

Topik:
Keluar

WhatsApp WhatsApp kami