3 min read

Tantangan Jualan Online di Bulan Ramadan & Strategi Menghadapinya

tantangan jualan online ramadan

Mekari Insight

  • Ramadan meningkatkan aktivitas belanja online secara signifikan dan membuka peluang kenaikan omzet.
  • Tantangan utama meliputi persaingan ketat, penentuan harga, lonjakan stok, dan keterbatasan operasional.
  • Diferensiasi produk dan promo terukur membantu memperkuat daya saing di marketplace.
  • Sistem manajemen marketplace membantu mengontrol transaksi dan stok secara real-time selama periode puncak.

Bulan Ramadan selalu membawa perubahan signifikan dalam pola konsumsi masyarakat. Kebutuhan meningkat, intensitas belanja online bertambah, dan keputusan pembelian berlangsung lebih cepat dibanding bulan biasa.

Data Sirclo mencatat bahwa penjualan online pada Ramadan 2025 berpotensi meningkat hingga empat kali lipat dibanding periode normal.

Secara keseluruhan, transaksi Ramadan meningkat hingga 115 persen dengan beberapa kategori seperti perawatan tubuh mengalami pertumbuhan signifikan.

Kemudian berdasarkan data yang telah dihimpun dari beberapa sumber, jumlah transaksi meningkat hingga 76,5 persen di bulan ramadan, dengan pertumbuhan transaksi hingga 55 persen.

Tidak hanya itu pertumbuhan konsumen baru pun meningkat hingga 23,5 persen.

Kondisi ini menunjukkan bahwa Ramadan merupakan momentum strategis bagi pelaku bisnis online. Lonjakan permintaan membuka peluang besar untuk meningkatkan omzet.

Pada saat yang sama, peningkatan volume transaksi memerlukan kesiapan operasional yang lebih terstruktur.

infografis pertumbuhan e-commerce bulan ramadan

Tantangan Berjualan Online di Bulan Ramadan

Persaingan Produk yang Semakin Ketat

Kategori seperti pakaian muslim, hampers, kue kering, dan perlengkapan ibadah dipenuhi ribuan penjual.

Produk dengan karakter serupa bersaing pada harga dan promosi. Tanpa diferensiasi yang jelas, produk sulit terlihat di antara banyak pilihan di marketplace.

Brand besar memiliki dukungan anggaran promosi yang kuat. UMKM perlu memperkuat positioning dan nilai tambah agar tetap kompetitif.

Penentuan Harga yang Perlu Perhitungan Matang

Selama Ramadan, harga bahan baku dan biaya operasional cenderung meningkat. Penetapan harga harus mempertimbangkan margin keuntungan sekaligus daya beli pasar.

Perhitungan yang terstruktur membantu menjaga keseimbangan antara volume penjualan dan profitabilitas. Strategi harga yang realistis mendukung keberlanjutan bisnis setelah periode Ramadan berakhir.

Lonjakan Permintaan dalam Waktu Singkat

Permintaan produk sering meningkat tajam menjelang Lebaran. Tanpa perencanaan stok yang akurat, risiko kehabisan barang dapat mengganggu performa penjualan.

Produksi berlebih juga berpotensi menimbulkan stok tidak terjual setelah periode puncak selesai. Pengelolaan inventori yang disiplin menjadi faktor penting dalam menjaga kestabilan operasional.

Keterbatasan Sumber Daya Operasional

Menjelang musim mudik, beberapa staf mengajukan cuti lebih awal. Pada saat yang sama, volume pesanan meningkat.

Penjadwalan produksi, pengemasan, dan layanan pelanggan membutuhkan sistem kerja yang rapi agar proses tetap berjalan lancar. Koordinasi tim menjadi kunci dalam menjaga kualitas pelayanan.

Strategi Mengoptimalkan Penjualan Selama Ramadan

1. Membangun Diferensiasi Produk yang Jelas

Strategi Ramadan perlu dimulai dari nilai pembeda. Inovasi dapat diterapkan pada varian produk, desain edisi terbatas, konsep hampers tematik, atau kemasan premium.

Nilai tambah tersebut meningkatkan persepsi kualitas dan membantu produk tampil lebih menonjol di marketplace.

Pendekatan ini membuat persaingan tidak hanya bergantung pada harga, tetapi pada keunikan dan pengalaman yang ditawarkan.

2. Menjalankan Promo yang Terukur

Promo tetap menjadi salah satu pendorong penjualan selama Ramadan. Diskon periode terbatas, bundling produk, atau voucher pembelian kedua dapat meningkatkan nilai transaksi rata-rata.

Perhitungan margin sebelum menjalankan promo membantu menjaga keuntungan tetap sehat.

Evaluasi performa kampanye secara berkala memberikan gambaran efektivitas strategi yang diterapkan.

3. Memperkuat Manajemen Stok Secara Real-Time

Perputaran stok selama Ramadan berlangsung lebih cepat. Produk fast moving perlu dipantau setiap hari agar ketersediaan tetap terjaga.

Sistem pencatatan real-time membantu memperbarui stok setiap kali terjadi transaksi. Data yang terstruktur memudahkan perencanaan restock dan mengurangi risiko kesalahan inventori.

Dengan sistem omnichannel marketplace Mekari Desty, Anda bisa menggunakan software manajemen inventory untuk memantau stok barang secara real time.  Anda juga bisa mengetahui rekomendasi software inventory terbaik.

4. Menyesuaikan Pola Operasional dengan Perilaku Konsumen

Aktivitas belanja online meningkat menjelang berbuka dan setelah tarawih. Penyesuaian jam operasional, termasuk keaktifan admin pada jam ramai, membantu meningkatkan responsivitas terhadap pelanggan.

Penjadwalan produksi yang terencana menjaga produktivitas tim tanpa mengganggu kualitas layanan.

5. Menggunakan Sistem Pre-Order untuk Produk Tertentu

Untuk produk yang membutuhkan waktu produksi khusus, sistem pre-order membantu menjaga kapasitas tetap terkendali.

Pembatasan kuota harian memberikan ruang bagi tim untuk menjaga kualitas dan ketepatan pengiriman.

Pendekatan ini mendukung efisiensi operasional selama periode lonjakan pesanan.

Baca Juga: Mengenal Apa Itu Sistem Inventory, Fungsi, dan Manfaatnya

Peran Manajemen Marketplace dalam Menghadapi Lonjakan Transaksi

Lonjakan transaksi meningkatkan risiko kesalahan jika masih mengandalkan pencatatan manual. Duplikasi pesanan, stok tidak sinkron, dan keterlambatan pengiriman dapat terjadi ketika volume meningkat drastis.

Software omnichannel marketplace dapat mengintegrasikan berbagai aspek operasionalisasi bisnis meliputi, inventori, manajemen gudang, manajemen promosi hingga laporan, serta aspek POS hingga siste chat marketplace dalam satu dashboard terpusat.

Setiap transaksi langsung terdokumentasi dengan akurat serta stok dapat diperbarui secara otomatis.

Mekari Desty sebagai bagian dari ekosistem software terintegrasi Mekari mendukung pengelolaan marketplace, manajemen stok, dan laporan penjualan agar operasional tetap terkendali selama Ramadan.

Kesimpulan

Bulan Ramadan menghadirkan peluang peningkatan omzet yang signifikan bagi bisnis online. Momentum ini memerlukan strategi yang terstruktur dan kesiapan operasional yang matang.

Diferensiasi produk, promo terukur, manajemen stok yang disiplin, serta dukungan sistem terintegrasi membantu menjaga stabilitas bisnis selama lonjakan transaksi.

Dengan persiapan yang tepat, Ramadan dapat menjadi kesempatan besar untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

 

 

Keluar

WhatsApp WhatsApp kami