Mekari Insight
- No code AI platform memungkinkan siapapun membangun aplikasi AI tanpa coding mulai dari chatbot cerdas hingga predictive analytics dalam hitungan hari, bukan bulan.
- Perusahaan yang mengadopsi no code AI dapat merespons kebutuhan bisnis lebih cepat, menghemat biaya development hingga 70%, dan tidak perlu bergantung pada tim ML engineer yang mahal dan langka.
- Mekari Officeless menjadi pilihan terbaik untuk perusahaan Indonesia dengan AI integration, local support, enterprise security, dan integrasi penuh dengan ekosistem SaaS Mekari untuk automasi end-to-end.
Teknologi AI kini bukan lagi milik perusahaan besar dengan budget IT yang fantastis. Dengan hadirnya no code AI platform, bisnis dari berbagai skala dapat mengembangkan aplikasi bertenaga AI tanpa harus bisa coding.
Platform ini menggunakan visual interface, pre-built AI models, dan komponen drag-and-drop yang memungkinkan siapapun, baik tim bisnis, analis, maupun developer, untuk membangun solusi AI yang canggih dengan cepat dan mudah.
Dengan no code AI platform, Anda tidak perlu menunggu tim data science atau ML engineer yang sibuk. Seperti apa cara kerjanya? Baca lebih lanjut.
5 use case no code AI platform di enterprise
Berikut adalah lima implementasi dari no code AI platform yang telah memberikan dampak signifikan bagi operasional perusahaan skala besar:
1. Customer service automation
Dengan no code AI platform, tim customer service dapat membangun chatbot dan virtual assistant yang mampu memahami konteks percakapan, memberikan jawaban relevan, serta melakukan eskalasi otomatis ke agen manusia saat dibutuhkan, semuanya tanpa keterlibatan tim ML engineer.
Platform ini biasanya sudah dilengkapi dengan Natural Language Processing (NLP) yang telah di-training, sehingga Anda hanya perlu menyesuaikan knowledge base dan alur percakapan sesuai kebutuhan bisnis.
Hasilnya, waktu respons pelanggan bisa ditekan hingga 80% dan operasional layanan pelanggan menjadi jauh lebih efisien, dengan tingkat kepuasan yang meningkat.
2. Predictive analytics
Tim bisnis kini dapat mengunggah data penjualan, transaksi, atau perilaku pelanggan ke dalam platform no code AI untuk menghasilkan model prediksi tanpa perlu memahami machine learning.
Sistem akan menganalisis pola historis dan memberikan insight seperti produk yang berpotensi laris bulan depan, pelanggan yang berisiko churn, atau kebutuhan inventory di masa mendatang.
Kemampuan ini membantu bisnis mengambil keputusan yang lebih akurat dan cepat, sekaligus mengoptimalkan stok dan strategi retensi pelanggan dengan pendekatan yang lebih tepat sasaran.
3. Document processing
Proses manual dalam menyalin data dari invoice, kontrak, atau formulir kini bisa digantikan dengan teknologi OCR dan NLP yang tersedia dalam no code AI platform.
Tim finance atau procurement hanya perlu mengatur alur kerja automasi agar sistem bisa membaca, mengekstrak, dan memvalidasi informasi penting dari dokumen, mulai dari nomor invoice, tanggal, jumlah, hingga nama vendor.
Selain mempercepat proses hingga menghemat waktu kerja admin lebih dari 10 jam per minggu, sistem ini juga meminimalkan risiko human error dalam input data hingga 90%, serta mempercepat proses approval secara keseluruhan.
4. Quality control & inspection
Di sektor manufaktur, platform AI berbasis computer vision memungkinkan perusahaan untuk mendeteksi cacat produk secara otomatis di lini produksi, hanya dengan mengunggah contoh gambar produk baik dan cacat.
Model AI akan belajar membedakan keduanya, lalu mengirimkan notifikasi saat mendeteksi anomali secara real-time.
Pendekatan ini mampu meningkatkan akurasi quality control hingga 99% dan mengurangi jumlah produk cacat yang lolos ke pasar, sekaligus memangkas biaya inspeksi manual.
5. Personalization engine
Tim marketing atau produk dapat menggunakan no code AI untuk membangun sistem rekomendasi yang menganalisis preferensi pelanggan berdasarkan riwayat transaksi, aktivitas browsing, atau interaksi sebelumnya.
Tanpa perlu dukungan data scientist, Anda bisa menciptakan pengalaman yang lebih personal melalui rekomendasi produk, konten, atau penawaran yang relevan secara otomatis.
Hasilnya, strategi ini secara langsung mendorong peningkatan conversion rate hingga 35% dan average order value, sekaligus memperkuat loyalitas pelanggan melalui pendekatan yang lebih tepat dan kontekstual.
Baca Juga: Cara Membuat Aplikasi Tanpa Coding untuk Android dan Web
7 rekomendasi no code AI platform terbaik
Untuk membantu Anda memilih platform yang tepat, berikut adalah 7 rekomendasi no code AI platform terbaik yang telah terbukti digunakan oleh berbagai perusahaan global dan lokal:
1. Mekari Officeless low code no code dengan AI integration

Mekari Officeless adalah platform low code no code pertama di Indonesia yang sudah dilengkapi kemampuan AI. Dirancang khusus untuk perusahaan yang ingin membangun alur kerja otomatis, aplikasi pintar, dan sistem berbasis AI, tanpa harus membentuk tim ML engineer sendiri.
Anda bisa dengan mudah membuat aplikasi seperti intelligent document processing (untuk ekstraksi data otomatis), dashboard prediktif untuk forecasting, atau sistem pengambilan keputusan berbasis data real-time.
Apa yang jadi keunggulannya?
- Terintegrasi dengan AI model siap pakai seperti OCR, NLP, dan prediksi
- Visual builder yang intuitif, cocok untuk tim non-teknis sekalipun
- Bisa pilih deployment di cloud atau on-premise, tergantung kebijakan IT Anda
- Standar keamanan tinggi untuk data bisnis yang sensitif
- Dukungan lokal yang responsif dan fleksibel untuk kebutuhan custom
- Terhubung langsung ke ekosistem Mekari lainnya untuk automasi menyeluruh
Dibandingkan dengan platform global yang kerap kompleks dan mahal, Mekari Officeless lebih relevan untuk kebutuhan bisnis di Indonesia, dari sisi bahasa, regulasi, sampai harga yang masuk akal tapi tetap powerful.
Baca Juga: Rekomendasi 10 No Code App Builder Terbaik untuk Membuat Aplikasi
2. Google Vertex AI

Vertex AI adalah produk dari Google Cloud yang dirancang untuk memudahkan perusahaan membangun, melatih, dan menerapkan model AI, tanpa perlu coding. Platform ini menawarkan AutoML untuk training model sendiri, sekaligus API bawaan untuk kebutuhan visual, bahasa, dan data terstruktur.
Kalau Anda sudah mengandalkan layanan Google (seperti BigQuery atau Looker), maka Vertex AI akan terasa seamless.
Keunggulan utamanya:
- AutoML yang powerful untuk berbagai tipe data
- Akses ke pre-trained models dari Google
- Integrasi menyatu dengan ekosistem Google Cloud
Baca Juga: 7 Platform No Code Workflow Automation: Otomasi Proses Bisnis
3. Microsoft Power Platform AI Builder

Buat perusahaan yang sudah terbiasa dengan Microsoft, AI Builder dalam Power Platform bisa jadi solusi praktis. Platform ini bisa langsung dipakai lewat Power Apps atau Power Automate, memungkinkan Anda menambahkan fitur AI ke aplikasi dan proses bisnis tanpa coding.
Anda bisa gunakan pre-built model untuk kebutuhan seperti form scanning, object detection, hingga prediksi, atau bahkan melatih model kustom sendiri dengan mudah.
Kelebihannya:
- Integrasi langsung dengan Microsoft 365 dan Azure
- UI familiar bagi pengguna Microsoft
- Cocok untuk memperkuat aplikasi internal perusahaan berbasis Power Apps
4. Amazon SageMaker Canvas

SageMaker Canvas adalah bagian dari AWS yang dibuat khusus agar analis bisnis bisa membangun model machine learning tanpa menulis kode sama sekali.
Dengan antarmuka visual dan kemampuan AutoML, Anda bisa membuat model untuk klasifikasi, regresi, atau forecasting. Jika perusahaan Anda sudah menggunakan layanan AWS lain, platform ini akan langsung terasa terintegrasi.
Keunggulannya:
- Didukung infrastruktur AWS yang scalable
- AutoML mumpuni untuk berbagai jenis model
- Mudah dikoneksikan ke data dan layanan AWS lainnya
5. DataRobot
Kalau perusahaan Anda skala besar dan membutuhkan standar tinggi untuk keamanan, interpretasi model, dan compliance, DataRobot adalah pilihan yang sangat solid.
Platform ini mendukung berbagai tipe data, dari structured hingga unstructured, dan menyajikan tools lengkap untuk pemantauan model, penjelasan output AI, dan kontrol governance.
Keunggulannya:
- AutoML sangat canggih dan customizable
- Fitur explainability dan compliance lengkap
- Dirancang untuk deployment skala enterprise
6. Obviously AI
Obviously AI punya pendekatan yang unik: Anda cukup mengetikkan pertanyaan seperti “Produk mana yang kemungkinan besar dibeli minggu depan?”, dan sistem akan membuat model prediksi berdasarkan data Anda.
Platform ini sangat cocok untuk tim bisnis yang ingin membuat forecasting atau prediksi churn dengan cepat, tanpa harus belajar teknis.
Keunggulannya:
- Interface berbasis natural language, sangat user-friendly
- Proses training cepat, cocok untuk kebutuhan mendesak
- Ideal untuk use case sales & marketing
7. Levity AI
Levity AI difokuskan untuk membantu tim bisnis mengotomatiskan proses berbasis dokumen, email, atau gambar. Misalnya untuk klasifikasi email masuk, ekstraksi data dari invoice, atau pengenalan objek dalam foto.
Platform ini menyediakan banyak workflow siap pakai dan integrasi API yang mudah, sehingga cocok untuk perusahaan yang ingin automasi cepat tanpa harus bangun sistem dari nol.
Keunggulannya:
- Spesialisasi di image & text processing
- Banyak template workflow yang tinggal pakai
- Integrasi ke tools lain sangat sederhana
Rekomendasi AI app builder terbaik untuk perusahaan di Indonesia
Jika Anda mencari AI app builder yang dirancang khusus untuk kebutuhan perusahaan di Indonesia, Mekari Officeless adalah pilihan terbaik.
Sebagai platform low code no code pertama di Indonesia yang didukung oleh AI engine, Mekari Officeless memudahkan perusahaan untuk mengembangkan aplikasi lebih cepat dan mudah tanpa harus bergantung pada tim developer yang besar atau budget IT yang fantastis.
Mulai kembangkan aplikasi dalam waktu singkat dan hemat. Konsultasikan kebutuhan Anda sekarang bersama tim Mekari Officeless!

