7 min read

6 Rekomendasi Health and Safety (HSE) Software

health and safety software

Mekari Insight

  • Health and safety software membantu memastikan keselamatan dan kepatuhan di tempat kerja, sehingga perusahaan dapat mengurangi risiko kecelakaan kerja dan mematuhi regulasi lebih mudah.
  • Banyak software HSE yang kurang fleksibel, sulit diintegrasikan dengan sistem lain, atau memiliki fitur yang tidak relevan dengan kebutuhan perusahaan.
  • Custom HSE software lebih efektif dan efisien – karena perusahaan bisa mendapatkan fitur yang benar-benar dibutuhkan, integrasi yang lebih baik, serta biaya yang lebih murah.

Health and safety software adalah solusi modern untuk mengelola keselamatan kerja dengan lebih efisien. 

Solusi untuk mengelola K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) secara sistematis ini menjawab tantangan yang nyata. 

Menurut laporan ILO (International Labour Organization), hampir 3 juta pekerja di seluruh dunia meninggal akibat kecelakaan dan penyakit terkait kerja setiap tahunnya, setara dengan 1 kematian setiap 15 detik.

Dengan fitur yang mempermudah pelaporan insiden, pemantauan risiko, dan memastikan kepatuhan regulasi, software HSE membantu perusahaan mengatasi tantangan tersebut dan menjaga keamanan karyawan sekaligus meningkatkan efisiensi kerja.

Pengelolaan keselamatan menjadi lebih praktis dan terorganisir, sehingga meningkatkan produktivitas perusahaan.

Apa itu health and safety management (HSE) software?

Health and safety management (HSE) software adalah teknologi yang mempermudah perusahaan mengelola semua aspek keselamatan dan kesehatan kerja secara terpusat.

Dari memantau risiko, mencatat insiden, memastikan kepatuhan terhadap regulasi, dan menjalankan pelatihan, aplikasi HSE menyatukan semuanya dalam satu platform. 

Dengan HSE software, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, sekaligus meningkatkan efisiensi dan produktivitas operasional.

Fungsi health and safety software

HSE software dirancang untuk mempermudah pengelolaan keselamatan kerja, terutama dalam operasi yang kompleks dan tersebar luas, di mana metode manual sudah tidak lagi efektif. 

Berikut adalah fungsi utama HSE management software

  • Mempermudah pelaporan dan investigasi insiden kerja untuk tindakan koreksi yang cepat.
  • Mengidentifikasi bahaya, menilai risiko, dan membantu menerapkan langkah pencegahan.
  • Mengelola jadwal, kehadiran, dan progres pelatihan keselamatan karyawan.
  • Memastikan inspeksi berjalan sesuai jadwal dan memenuhi standar keselamatan.
  • Memberikan data langsung untuk kolaborasi dan keputusan berbasis fakta.
  • Membuat keselamatan kerja menjadi bagian dari aktivitas harian karyawan tanpa proses yang rumit.

Manfaat penggunaan aplikasi HSE pun terukur secara konkret.

Menurut laporan ASSP (American Society of Safety Professionals), implementasi teknologi HSE di satu perusahaan berhasil memangkas lost workday incident rate dari 28,5 menjadi 8,3, turun sekitar 70%.

Dalam laporan yang sama, perusahaan lain yang menggunakan sistem manajemen K3 ini mencatat 450 lebih sedikit lost-time injury dibanding rata-rata industri, setara penghematan $930.000 per tahun.

Baca Juga: Mengenal Sistem Manajemen K3 dan Cara Efektif Menerapkannya

Contoh health and safety software

Software HSEFitur UtamaHarga
Mekari OfficelessIncident Management, Risk Assessment, Work Permit, Site Instruction, Traffic Management, Training Management, Asset & Equipment Inspection, dll.Berdasarkan kompleksitas bisnis, hubungi sales.
SafetyCulture (iAuditor)Checklist keselamatan, inspeksi seluler, dokumentasi bukti foto, laporan inspeksi detail.Premium mulai $24/bulan (±Rp389.206)
Assure by EvotixAplikasi multibahasa, formulir yang dapat disesuaikan, pelatihan interaktif dalam aplikasi.Mulai dari $20,000/tahun (±Rp324.339.000)
CorityOne by CorityModul kesehatan, keselamatan, lingkungan, dan analitik, alat prediksi berbasis data, otomasi inspeksi dan audit.Mulai dari $50,000/tahun (±Rp810.847.500)
SafesiteSafety Meetings, analitik skor keselamatan, log bahaya, notifikasi keselamatanPremium mulai $16/orang/bulan (±Rp260.000)
Xafy Safety AppQR code untuk checklist keselamatan, dukungan multibahasa, pemantauan mesin.Mulai dari €149/bulan (±Rp251.000).

Berikut enam rekomendasi health and safety management software terbaik yang dapat membantu perusahaan mengoptimalkan pengelolaan keselamatan dan kesehatan kerja:

1. Mekari Officeless

Mekari Officeless Health, Safety, and Environment (HSE) software adalah salah satu curated solution dari Mekari Officeless untuk mendukung bisnis dalam mengawasi, mencatat, dan mengelola berbagai aspek HSE dan K3.

Aplikasi HSE ini mencakup berbagai fitur seperti pemantauan kecelakaan, insiden, inspeksi, kepatuhan regulasi, manajemen risiko, serta pelatihan, guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, sehat, dan berkelanjutan.

Solusi custom HSE software dari Mekari Officeless cocok untuk berbagai industri, seperti pertambangan, perminyakan dan gas, konstruksi, manufaktur, dan sektor bisnis lainnya.

Fitur Utama:

  • Incident Management
  • Risk Assessment
  • Work Permit
  • Site Instruction
  • Traffic Management
  • Meeting Management
  • Visitor Management
  • Training Management
  • Accident Management
  • Recovery Action
  • Asset and Equipment Inspection
  • Recovery Action

Harga: Software manajemen K3 Mekari Officeless ditentukan berdasarkan kompleksitas proses bisnis Anda, hubungi kami untuk konsultasikan kebutuhan Anda.

Platform: Tersedia di web desktop, iOS, Android

Kelebihan:

  • Memiliki fitur HSE terlengkap dan dapat dikustomisasi sesuai proses bisnis Anda untuk mengurangi learning curve dan efektifitas penggunaan.
  • Cocok digunakan oleh perusahaan domestik karena seluruh fitur dan kegunaannya disesuaikan dengan kondisi industri di Indonesia

Kekurangan:

  • Free trial baru tersedia setelah meeting discussion dengan tim sales

2. SafetyCulture (iAuditor)

safety culture

SafetyCulture adalah software HSE yang dapat membantu perusahaan menyederhanakan pengelolaan keselamatan kerja dengan fitur untuk memantau, melaporkan, dan mengambil tindakan secara cepat. 

Dengan aplikasi keselamatan ini, perusahaan dapat meminimalkan risiko dan biaya akibat insiden kerja.

Fitur utama:

  • Unduh dan sesuaikan checklist keselamatan kerja dari public library.
  • Jadwalkan dan lakukan inspeksi langsung melalui perangkat seluler.
  • Dokumentasikan temuan dengan bukti foto dan buat laporan inspeksi maupun laporan kecelakaan detail di lokasi.

Harga: Gratis untuk tim hingga 10 orang. Paket premium mulai $24/bulan (±Rp389.206).

Platform: Tersedia di iOS, Android, dan web.

Kelebihan:

  • Interface yang ramah pengguna memudahkan pembuatan dan penyesuaian checklist audit.
  • Fitur pelaporan yang kuat menyediakan wawasan mendetail untuk setiap audit.
  • Tersedia versi gratis untuk tim kecil hingga 10 orang.

Kekurangan:

  • Aplikasi mungkin cenderung sulit dipelajari oleh pengguna baru yang tidak familiar dengan perangkat lunak audit.

3. Assure by Evotix

Assure by Evotix

Assure memanfaatkan dashboard dan template untuk memberikan data yang relevan bagi tenaga profesional HSE, manajer operasional, dan tim.

Fitur utama:

  • Aplikasi multibahasa untuk kolaborasi global.
  • Formulir yang dapat disesuaikan dengan proses bisnis Anda.
  • Pelatihan HSE interaktif dalam aplikasi.

Harga: Mulai dari $20,000/tahun (±Rp324.339.000)

Platform: Tersedia di web.

Kelebihan:

  • Aplikasi mendukung kolaborasi di perusahaan global.
  • Memungkinkan penyesuaian dengan proses bisnis spesifik.
  • Pelatihan HSE interaktif dalam aplikasi meningkatkan keterlibatan karyawan.

Kekurangan:

  • Harga yang mungkin tidak terjangkau untuk usaha kecil dan menengah.
  • Tidak tersedia versi gratis atau uji coba.

4. CorityOne by Cority

cority

CorityOne adalah aplikasi HSE berbasis cloud yang dirancang untuk membantu perusahaan mengelola keselamatan, lingkungan, dan kualitas kerja dengan lebih terintegrasi.

Fitur utama:

  • Interface terpusat yang mencakup modul kesehatan, keselamatan, lingkungan, dan analitik.
  • Alat prediksi berbasis data yang mempermudah pengambilan keputusan.
  • Otomasi inspeksi keselamatan dan audit di tempat kerja.

Harga: Mulai dari $50,000/tahun (±Rp810.847.500)

Platform: Tersedia di web.

Kelebihan:

  • Berbagai modul yang lengkap dan dapat diakses terpusat
  • Membantu pengambilan keputusan yang lebih baik karena berbasis data

Kekurangan:

  • Harga yang mungkin terlalu mahal untuk beberapa organisasi.
  • Kompleksitas fitur dapat memerlukan pelatihan tambahan bagi pengguna baru.

5. Safesite

safesite

Safesite adalah sistem manajemen keselamatan yang memudahkan pengawasan dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi keselamatan kerja.

Aplikasi K3 ini dirancang untuk tim yang membutuhkan solusi sederhana namun efektif dalam memantau kepatuhan dan jadwal keselamatan kerja sehari-hari.

Fitur utama:

  • Atur dan lacak kehadiran pelatihan dengan fitur Safety Meetings.
  • Gunakan analitik skor Safesite untuk memantau keselamatan kerja.
  • Log bahaya, kirim notifikasi, dan pantau progres penyelesaian.

Harga: Gratis untuk versi dasar. Paket premium mulai $16/orang/bulan (±Rp260.000)

Platform: Tersedia di iOS, Android, Windows, Mac, dan web.

Kelebihan:

  • Mudah digunakan dengan laporan mingguan yang jelas dan mudah dimengerti.
  • Fitur reminder melalui email yang membantu menjaga keteraturan jadwal.
  • Interface ramah pengguna dengan checklist keselamatan yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan organisasi.

Kekurangan:

  • Beberapa pengguna melaporkan bahwa aplikasi seringkali mengalami crash.
  • Fungsi Safety Meetings terkadang lambat merespons dan dapat membingungkan pengguna.

6. Xafy Safety App

xafy

Xafy Safety App memungkinkan perusahaan mengawasi pemeriksaan keselamatan dan kepatuhan di berbagai divisi dan proses kerja secara cepat dan efisien.

Fitur utama:

  • Penggunaan QR code untuk mempercepat setup checklist keselamatan dan pemantauan mesin.
  • Mendukung semua bahasa untuk kolaborasi global.
  • Mempercepat respons terhadap laporan kerusakan dengan jaringan pelaporan antara departemen HSE, logistik, dan produksi. 

Harga: Mulai dari €149/bulan (±Rp251.000).

Platform: Tersedia di Android, Windows, Mac, Chromebook, Linux, dan web.

Kelebihan: 

  • Mendukung semua bahasa, sehingga cocok untuk penggunaan di berbagai wilayah.
  • Memungkinkan pemantauan fasilitas produksi dengan detail status yang jelas.
  • Proses implementasi yang mudah dan dukungan pelanggan yang sangat membantu.

Kekurangan: 

  • Tidak tersedia versi gratis, dengan harga mulai dari €149 per bulan.
  • Fokus pada pemantauan mesin mungkin kurang relevan untuk industri non-manufaktur.

Kekurangan dari HSE software pada umumnya

Dalam pengelolaan keselamatan kerja, software HSE seharusnya menjadi solusi yang mempermudah, bukan justru menambah hambatan. 

Namun, beberapa kekurangan pada software HSE lama masih sering ditemui, yang dapat mengurangi efektivitasnya.

1. Tidak mendukung interface mobile yang baik

Banyak software HSE lama hanya bisa diakses melalui desktop, padahal insiden keselamatan sering terjadi di lapangan. 

Hal ini menyulitkan pekerja untuk merespons dengan cepat dan mengurangi efisiensi.

2. Hanya berfungsi sebagai alat input data

Jika software hanya memungkinkan pekerja memasukkan laporan tanpa memberikan feedback atau informasi penting, pekerja menjadi kurang terlibat. 

Padahal, komunikasi dua arah sangat penting untuk meningkatkan keterlibatan dan keselamatan mereka.

3. Sulit mendapatkan data real-time

Software yang tidak menyediakan data terkini atau visualisasi metrik keselamatan membuat pengambilan keputusan lebih lambat dan kurang efektif, terutama dalam situasi mendesak.

4. Integrasi data yang rumit

Software yang sulit terhubung dengan sistem lain membatasi kemampuan perusahaan untuk menganalisis data keselamatan lebih mendalam. 

Oleh karena itu, integrasi yang mudah sangat penting untuk pengelolaan yang lebih baik.

5. Kurang proaktif dalam menjaga keselamatan pekerja

Software HSE yang hanya berfungsi sebagai alat pencatatan tidak membantu pekerja menghindari bahaya langsung. 

Solusi modern harus dapat memberikan peringatan real-time untuk meningkatkan keamanan di lapangan.

Rekomendasi custom HSE software khusus untuk perusahaan Anda

Aplikasi K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) berfungsi untuk membantu perusahaan mematuhi peraturan keselamatan kerja, mengelola risiko, dan meningkatkan lingkungan kerja yang lebih aman. 

Namun, banyak solusi aplikasi K3 bawaan yang tersedia di pasar sering kali tidak mampu sepenuhnya memenuhi kebutuhan unik setiap organisasi. Namun, ada solusi yang lebih baik: custom HSE software

Mengapa perusahaan harus memilih software HSE custom?

  • Disesuaikan dengan kebutuhan khusus bisnis
  • Skalabilitas dapat menyesuaikan perkembangan bisnis 
  • Dirancang untuk memprioritaskan kemudahan dan kebutuhan pengguna
  • Integrasi mulus dengan sistem internal perusahaan
  • Efisiensi biaya jangka panjang 

Mekari Officeless dapat menjadi platform yang tepat untuk Anda. Mekari Officeless menyediakan layanan pembuatan custom software dari awal serta pre-built app, sehingga bisnis Anda dapat menggunakan software HSE yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan. 

Lebih dari itu, Mekari Officeless merupakan bagian dari ekosistem software terpadu Mekari yang terhubung dengan seluruh produk Mekari lainnya, memungkinkan otomasi proses operasional lintas fungsi bisnis dan konektivitas data tanpa hambatan dengan sistem HR, pengadaan, dan aset.

Seluruh data keselamatan pun dapat terkonsolidasi secara otomatis menjadi laporan yang mendukung keputusan manajemen yang lebih cepat dan berbasis data berkat adanya integrasi dengan ekosistem yang terpadu ini.

Tunggu apa lagi? Konsultasi dengan tim kami sekarang

Referensi

Safety Culture. ”The Best Health and Safety Management Software”

ILO. “A call for safer and healthier working environments”

American Society of Safety Professionals. “The Return of Investment For Safety, Health, and Environmental (OSH) Management Programs”

FAQ

1. Apa perbedaan HSE dan K3?

1. Apa perbedaan HSE dan K3?

K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) adalah istilah resmi Indonesia yang fokus pada perlindungan keselamatan dan kesehatan pekerja di tempat kerja, sedangkan HSE (Health, Safety, and Environment) adalah istilah internasional dengan cakupan lebih luas karena menambahkan dimensi lingkungan hidup — mencakup pengelolaan limbah, pengendalian emisi, dan dampak operasional terhadap lingkungan sekitar. Singkatnya, K3 adalah inti dari HSE, dan keduanya saling melengkapi dalam membangun sistem keselamatan kerja yang menyeluruh.

2. Apa perbedaan mengelola HSE dengan software dibandingkan secara manual?

2. Apa perbedaan mengelola HSE dengan software dibandingkan secara manual?

Pengelolaan HSE manual sangat bergantung pada form kertas, spreadsheet, dan koordinasi tatap muka yang rentan terhadap keterlambatan pelaporan, kesalahan pencatatan, dan sulitnya pelacakan histori insiden. HSE software menghadirkan data real-time, notifikasi otomatis, dan dashboard terpusat yang memungkinkan tim keselamatan merespons potensi bahaya jauh lebih cepat sebelum berkembang menjadi insiden serius.

3. Apa saja komponen utama yang wajib ada dalam HSE software yang efektif?

3. Apa saja komponen utama yang wajib ada dalam HSE software yang efektif?

HSE software yang efektif setidaknya harus memiliki modul incident management, risk assessment, work permit, inspection & audit, training management, dan pelaporan otomatis berbasis data real-time. Kemampuan integrasi dengan sistem operasional lain dan dukungan akses mobile bagi pekerja lapangan juga menjadi komponen yang semakin krusial di lingkungan kerja modern.

4. Industri apa saja yang paling membutuhkan HSE software?

4. Industri apa saja yang paling membutuhkan HSE software?

Industri dengan risiko operasional tinggi seperti pertambangan, minyak dan gas, konstruksi, dan manufaktur adalah pengguna utama HSE software karena tuntutan regulasi K3 yang ketat dan potensi dampak kecelakaan kerja yang besar. Namun sektor lain seperti logistik, kesehatan, dan energi juga semakin mengadopsinya seiring meningkatnya standar keselamatan kerja di seluruh industri.

5. Apa risiko yang dihadapi perusahaan jika tidak menggunakan HSE software?

5. Apa risiko yang dihadapi perusahaan jika tidak menggunakan HSE software?

Tanpa sistem digital, pelaporan insiden sering terlambat atau tidak lengkap sehingga tindakan korektif ikut tertunda. Risiko lainnya mencakup sulitnya membuktikan kepatuhan saat inspeksi regulator, potensi sanksi hukum jika terjadi kecelakaan kerja yang tidak tertangani dengan baik, serta kerugian finansial dan reputasi akibat downtime operasional yang bisa dicegah.

Topik:
Banner by Mekari
Keluar

WhatsApp WhatsApp kami