Mekari Insight
- Clearance sale fokus menghabiskan stok lama, bukan sekadar promo harga seperti diskon
- Tujuannya menjaga perputaran modal dan efisiensi gudang agar stok tidak menumpuk
- Berbeda dengan diskon, clrearance sale hanya untuk produk tertentu dan berakhir saat stok habis
- Tanpa perhitungan, clearance sale bisa menekan margin dan citra produk
- Pengelolaan berbasis data dengan sistem terintegrasi seperti Mekari Desty membantu clearance sale lebih efektif dan terkendali
Stok yang menumpuk terlalu lama bukan hanya memenuhi gudang, tapi juga menahan perputaran modal bisnis. Untuk mengatasi masalah ini, banyak pelaku usaha mengandalkan clearance sale sebagai strategi cepat menghabiskan stok lama dan mengembalikan arus kas.
Namun, clearance sale bukan sekadar memberi potongan harga. Tanpa data stok dan perencanaan yang tepat, strategi ini justru berisiko menekan margin. Dengan dukungan software manajemen promosi dan inventory seperti Mekari Desty, bisnis dapat menentukan produk yang tepat, mengatur harga secara terukur, dan menjalankan clearance sale yang lebih efektif dan terkendali.
Apa itu Clearance Sale
Clearance sale adalah metode penjualan dengan harga khusus yang ditujukan untuk menghabiskan stok tertentu dalam waktu relatif singkat. Produk yang masuk program ini umumnya barang lama, kurang laku, atau tidak akan dijual kembali di periode berikutnya.
Fokus utama clearance sale bukan pada promosi brand, melainkan membantu bisnis merapikan inventory dan mempercepat perputaran modal yang tertahan di gudang.
Tujuan Clearance Sale bagi Bisnis
Penerapan clearance sale biasanya bertujuan untuk:
- Mengurangi penumpukan stok lama
- Mengosongkan ruang penyimpanan
- Menekan biaya gudang
- Mengembalikan modal agar bisa dialokasikan ke produk baru
Produk yang Umumnya Masuk Program Clearance Sale
Beberapa jenis produk yang sering dijual melalui clearance sale antara lain:
- Produk musiman yang sudah melewati masa jual
- Model atau seri lama yang tergantikan produk baru
- Stok berlebih akibat kesalahan perencanaan
- Produk dengan desain atau kemasan lama
Baca Juga: Cara Menghindari Dead Stock agar Modal Bisa Berputar
Perbedaan Clearance Sale dan Diskon
Meski sama-sama menawarkan potongan harga, clearance sale dan diskon memiliki tujuan dan penerapan yang berbeda dalam strategi penjualan. Berikut beberapa perbedaan clearance sale dan diskon yang perlu dipahami:
| Aspek Perbedaan | Clearance Sale | Diskon |
| Tujuan Penjualan | Menghabiskan stok tertentu hingga habis | Mendorong peningkatan penjualan dalam periode tertentu |
| Fokus Strategi | Penyelesaian stok lama atau slow moving | Promosi dan peningkatan minat beli |
| Durasi | Terbatas, berakhir ketika stok habis | Bisa rutin atau berkala sesuai program promosi |
| Penerapan | Hanya untuk produk tertentu | Bisa diterapkan ke banyak atau semua produk |
| Dampak terhadap Persepsi Produk | Berisiko menurunkan nilai produk jika terlalu sering | Relatif lebih aman terhadap citra brand |
| Waktu Penggunaan | Saat stok menumpuk atau menjelang produk baru | Saat campaign promo, event, atau periode penjualan tertentu |
Cara Memaksimalkan Clearance Sale agar Tetap Aman
Agar tidak merugikan, clearance sale perlu dijalankan dengan perencanaan dan perhitungan yang tepat.
Agar strategi ini benar-benar tepat sasaran, bisnis perlu memahami kondisi stok secara menyeluruh. Dengan bantuan software manajemen promosi Mekari Desty, bisnis dapat mengidentifikasi produk slow moving, menentukan produk yang layak masuk program clearance sale, serta menyusun promosi berdasarkan data penjualan aktual, bukan sekedar perkiraan.
Saya Mau Coba Gratis Mekari Desty Sekarang!

Berikut beberapa langkah untuk memaksimalkan program clearance sale agar tidak merugi:
1. Tentukan Produk yang Tepat
Prioritaskan produk yang lama tidak terjual, tidak akan dijual kembali, atau memiliki biaya penyimpanan tinggi.
2. Tentukan Harga dengan Perhitungan
Harga clearance tetap perlu dihitung secara rasional agar kerugian dapat diminimalkan meski fokus utamanya menghabiskan stok.
3. Tentukan Waktu Pelaksanaan
Clearance sale lebih efektif dilakukan di momen tertentu, seperti pergantian musim atau sebelum peluncuran produk baru.
Strategi Penetapan Harga dalam Clearance Sale
Penentuan harga yang tepat berperan besar dalam keberhasilan clearance sale dan dampaknya terhadap bisnis. Berikut ini strategi penetapan harga untuk clearance sale:
1. Menentukan Batas Harga Terendah
Bisnis perlu mengetahui batas harga minimum yang masih dapat diterima agar tidak menjual di bawah nilai yang terlalu merugikan.
2. Dampak Penurunan Harga Berlebihan
Harga yang terlalu rendah memang menarik, tetapi berisiko merusak persepsi nilai produk dan kebiasaan beli pelanggan.
Baca Juga: Apa itu Safety Stock dan Mengapa Penting bagi Bisnis Online
Kesalahan yang Sering Terjadi saat Clearance Sale
Clearance sale yang dijalankan tanpa strategi berisiko menimbulkan masalah baru bagi bisnis. Berikut ini kesalahan yang sering terjadi saat melakukan clearance sale:
- Terlalu Sering Mengadakan Clearance Sale: Pelanggan bisa terbiasa menunggu harga turun dan menunda pembelian reguler.
- Tidak Memisahkan Produk Clearance: Mencampur produk clearance dengan produk reguler dapat menurunkan nilai persepsi produk lainnya.
Channel yang Efektif untuk Clearance Sale
Pemilihan channel penjualan yang tepat membantu clearance sale menjangkau pembeli secara optimal. Channel penjualan yang bisa digunakan untuk clearance sale di antaranya:
1. Clearance Sale di Toko Online
Produk clearance sebaiknya ditampilkan dalam kategori atau halaman khusus agar mudah ditemukan oleh pelanggan.
Mengelola clearance sale di berbagai channel akan lebih optimal jika terintegrasi dalam satu sistem. Software manajemen promosi Mekari Desty membantu bisnis mengatur promosi clearance sale lintas channel, memastikan stok, harga, dan periode promo tetap konsisten serta mudah dipantau.
2. Clearance Sale di Toko Offline
Di toko fisik, clearance sale idealnya ditempatkan di area terpisah dengan penanda yang jelas agar tidak mengganggu display produk lama.
Baca Juga: 6 Strategi Promosi Marketplace untuk Tingkatkan Penjualan
Tanda Clearance Sale Berjalan Efektif
Keberhasilan clearance sale dapat dilihat dari beberapa indikator yang mencerminkan efektivitas strategi penjualan. Berikut ini tanda bahwa clearance sale yang dijalankan berjalan efektif:
- Penurunan Stok Lama: Stok lama yang berkurang signifikan menjadi tanda bahwa clearance sale berjalan dengan baik.
- Perputaran Modal Lebih Lancar: Modal yang sebelumnya tertahan di gudang dapat kembali digunakan untuk kebutuhan bisnis lain yang lebih produktif.
Kesimpulan
Clearance sale merupakan strategi penting untuk membantu bisnis mengatasi stok lama dan menjaga efisiensi inventory. Pendekatan ini bukan sekadar potongan harga, melainkan bagian dari pengelolaan stok yang sehat.
Dibandingkan diskon, clearance sale memiliki tujuan dan dampak yang berbeda. Karena itu, penerapannya perlu direncanakan dengan matang agar tidak merusak margin maupun citra produk.
Agar clearance sale benar-benar efektif, bisnis perlu sistem pengelolaan stok dan promosi yang terintegrasi. Dengan Mekari Desty, bisnis dapat mengelola stok lama, menjalankan program clearance sale berbasis data, serta memantau performa promosi secara real-time.
Kelola inventory dan program clearance sale dengan lebih terkontrol bersama software manajemen promosi Mekari Desty.