Mekari Insight
- F&B service modern adalah sistem pelayanan makanan dan minuman yang menekankan efisiensi operasional, kecepatan layanan, dan pengalaman pelanggan.
- Berbagai jenis teknologi kini sudah hadir untuk mengembangkan bisnis F&B, seperti aplikasi POS, menu digital, software akuntansi, hingga rangkaian platform terintegrasi seperti aplikasi catering dan bakery software.
- Mekari menyediakan solusi terintegrasi untuk bisnis F&B yang dapat mengelola bisnis makanan dan minuman secara end-to-end, mulai dari pemesanan, keuangan, layanan pelanggan, hingga manajemen karyawan.
Persaingan di industri food and beverage (F&B) kini semakin ketat. Sebab, pelanggan tak lagi sekadar mencari makanan enak, melainkan juga pengalaman yang menyenangkan, pelayanan yang cepat, dan tempat yang Instagramable.
Banyak pemilik restoran dan bisnis F&B yang kesulitan memenuhi ekspektasi pelanggan modern ini karena masih mengandalkan sistem konvensional yang manual, lambat, dan tidak efisien.
Akibatnya, pelanggan beralih ke kompetitor yang lebih inovatif, dan bisnis kehilangan potensi pendapatan.
Di sinilah pentingnya memahami konsep F&B service modern. Dengan teknologi digital dalam operasional restoran dan pelayanan pelanggan, Anda bisa menciptakan pengalaman yang tidak hanya memuaskan tapi juga mendorong pelanggan untuk kembali lagi.
Artikel ini akan memandu Anda untuk mengembangkan bisnis food and beverage dengan bantuan teknologi agar operasional semakin efisien dan pelayanan pelanggan semakin baik.
Apa Itu Bisnis F&B?
Bisnis F&B (Food & Beverage) adalah usaha yang berfokus pada kegiatan komersial terkait makanan dan minuman.
Industri ini mencakup seluruh rantai nilai dari hulu ke hilir: produksi bahan baku, pengolahan, distribusi, hingga penyajian langsung kepada konsumen.
Bisnis di sektor F&B memiliki beberapa komponen utama, meliputi:
1. F&B Product (Produk Makanan & Minuman) Merujuk pada produk inti yang ditawarkan kepada konsumen. Produk F&B ini mencakup menu makanan, minuman, dessert, dan produk turunan lainnya. Kualitas produk menjadi fondasi utama keberhasilan bisnis F&B.
2. F&B Service (Layanan Penyajian), yang merupakan aspek pelayanan yang mencakup cara produk disajikan kepada pelanggan, mulai dari penerimaan tamu, pengambilan pesanan, penyajian makanan, hingga pembayaran. F&B service yang baik dapat meningkatkan nilai produk secara keseluruhan.
3. Operasional & Manajemen Meliputi pengelolaan sumber daya, inventory, SDM, keuangan, dan sistem operasional yang memastikan bisnis berjalan efisien dan menguntungkan.
Bisnis F&B dengan berbagai komponen tersebut kemudian terbagi menjadi berbagai jenis usaha, antara lain:
- Restoran & Kafe: Tempat makan dengan layanan sit-in
- Quick Service Restaurant (QSR): Fast food dan layanan cepat saji
- Katering: Layanan penyediaan makanan untuk acara
- Hotel & Resort: F&B sebagai bagian dari layanan hospitality
- Coffee shop: Tempat yang menyajikan kopi & minuman lain serta cocok untuk nongkrong
- Food Truck & Street Food: Konsep mobile dan kasual
- Food Delivery Platform: Layanan perantara pemesanan online
Untuk memaksimalkan seluruh jenis bisnis F&B tersebut, salah satunya adalah dengan mengoptimalkan pengalaman dan pelayanan pelanggan.
Oleh karena itu, modernisasi F&B service merupakan salah satu hal krusial yang harus diterapkan oleh para pemilik usaha makanan dan minuman.
Transformasi Digital di Industri F&B dan Mengapa Ini Penting
Di era modern yang serba cepat, pelanggan mungkin tidak punya banyak waktu untuk menunggu dan tidak ingin repot saat melakukan pemesanan makanan.
Mereka tidak mau antri lama untuk memesan, tidak mau menunggu pramusaji yang sibuk, dan tidak mau repot dengan proses pembayaran yang bertele-tele. Inilah realitas yang dihadapi bisnis F&B saat ini.
Di sisi lain, pemilik bisnis menghadapi tantangan operasional yang kompleks: bagaimana mengelola inventory agar tidak overstock atau kehabisan bahan, bagaimana menghitung gaji puluhan karyawan dengan akurat, bagaimana memastikan tidak ada pesanan yang terlewat saat restoran sedang ramai.
Oleh karena itu, sistem manual tidak lagi bisa diandalkan dan pemilik usaha harus menerapkan digitalisasi di bisnis F&B yang dimilikinya.
Transformasi digital di sektor F&B ini memiliki beragam manfaat, antara lain:
- Mempercepat Service Time: Teknologi membantu mempercepat alur layanan, mulai dari pemesanan, pencatatan transaksi, hingga penyajian makanan.
- Meningkatkan Akurasi: Sistem terintegrasi mengeliminasi kesalahan human error
- Optimasi Sumber Daya: Data analytics membantu forecasting dan inventory planning sehingga tidak ada lagi bahan yang terbuang maupun kehabisan saat pelanggan ramai.
- Meningkatkan Profit: Biaya operasional yang lebih efisien dapat meningkatkan keuntungan bisnis.
- Memperbaiki Customer Experience: Layanan yang cepat dan personal menciptakan kepuasan pelanggan yang lebih baik.
- Mempermudah integrasi penjualan offline dan online: Transformasi digital membantu menyatukan data penjualan dari berbagai kanal, baik daring maupun luring, ke dalam satu sistem.
Tren Teknologi untuk Industri F&B
Agar usahanya dapat bersaing, para pengusaha di bidang F&B Service pun dapat mengikuti tren teknologi yang sering diadopsi saat ini.
1. Menu Berbentuk Tablet
Beberapa restoran kini telah menaruh tablet pintar di setiap meja restoran yang berfungsi sebagai menu. Penggunaan tablet tersebut membuat pemesanan makanan menjadi jauh lebih praktis ketimbang harus menugaskan pramusaji untuk memberikan menu dan mencatat pesanan pelanggan.
2. Software Akuntansi Berbasis Cloud
Sistem penghitungan profit di tempat-tempat makan dan restoran juga mulai menerapkan aplikasi akuntansi berbasis cloud. Alasan utama dari pengadopsian cloud adalah pencatatan segala pembayaran dan pengeluaran, sehingga mempermudah pengelolaan informasi penting pelanggan serta merekam seluruh transaksi yang terjadi tanpa kekeliruan.
Salah satu aplikasi yang dapat Anda gunakan adalah software akuntansi dan keuangan terbaik Indonesia dari Mekari Jurnal.
3. Aplikasi untuk Pengelolaan HR
F&B yang sudah memiliki banyak jaringan tentu akan kesulitan dalam mengelola data absensi karyawan, perlu penggunaan aplikasi absensi online berbasis android dan macOS agar pengelolaan data absensi menjadi lebih mudah.
Selain itu, para pemilik bisnis F&B pastinya mengetahui bahwa tingkat turnover karyawan yang bekerja di bidang F&B cenderung tinggi. Akibatnya, divisi rekrutmen dan HR sering kesulitan mengelola data karyawan, terutama saat proses onboarding dilakukan.
Padahal, data-data seperti absensi dan bonus bulanan yang didapatkan karyawan dapat menjadi tolok ukur kinerja karyawan. Oleh karena itu, tugas HR perlu dibantu dengan penggunaan aplikasi dan software attendance management sehingga meminimalisir terjadinya human error.
Untuk menunjang pekerjaan divisi HR, para pemilik bisnis harus mengadopsi solusi teknologi pengelolaan data HR yang mumpuni seperti Software HRIS Mekari Talenta.
Fitur-fitur dalam solusi teknologi HRIS Talenta juga dilengkapi dengan fitur absensi online, pengajuan cuti, lembur dan izin secara online, perhitungan gaji yang disesuaikan dengan pajak PPh 21 dan BPJS, komponen gaji yang disesuaikan dengan struktur perusahaan, hingga otomasi slip gaji.Tak perlu ragu menggandeng Talenta sebagai mitra teknologi Anda. Mari pelajari berbagai informasi mengenai produknya dan coba demo gratis Talenta.