Mekari Insight
- ETL adalah proses integrasi data dengan mengekstrak, mengubah, dan memuat data dari berbagai sumber ke penyimpanan terpusat untuk analisis dan pelaporan.
- Proses ETL penting untuk menyatukan data dari berbagai sistem dan membuat pengambilan keputusan yang lebih akurat.
- Salah satu contoh penerapan ETL adalah penggunaan expense management software untuk menginput dan mengelola seluruh invoice dari satu sistem.
Apakah bisnis Anda memiliki banyak data dari berbagai sumber seperti sistem penjualan, media sosial, atau sensor IoT?
Jika ya, Anda mungkin menghadapi tantangan dalam mengelola dan memanfaatkan data tersebut karena seringkali tidak terstruktur dan tersebar di berbagai tempat.
Di sinilah konsep ETL (Extract, Transform, Load) berperan sebagai solusi utama.
ETL dapat membantu Anda mengolah data mentah menjadi informasi berharga yang dapat membantu Anda membuat keputusan bisnis yang lebih baik.
Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu ETL, cara kerja, manfaat, serta contoh penerapannya pada proses bisnis. Simak selengkapnya!
Apa itu ETL?
ETL (Extract, Transform, Load) adalah proses yang memungkinkan penggabungan data dari berbagai sumber ke dalam satu lokasi penyimpanan terpadu.
Data yang telah terkonsolidasi ini kemudian diubah menjadi format yang terstruktur dan mudah dipahami, lalu dimuat ke dalam gudang data (data warehouse) atau sistem lain untuk keperluan analisis dan pelaporan.
Sederhananya, ETL dapat mengubah data mentah yang tersebar menjadi informasi terstruktur dan berharga.
Bagaimana cara kerja ETL?
Proses ETL terdiri dari tiga tahapan utama:
- Ekstraksi (Extract): Data diekstrak atau disalin dari berbagai sumber, baik yang terstruktur (misalnya, database) maupun tidak terstruktur (misalnya, email, halaman web).
- Transformasi (Transform): Data yang telah diekstrak akan diubah, dibersihkan, dan disesuaikan agar sesuai dengan format yang dibutuhkan untuk analisis. Tahapan ini meliputi:
- Pembersihan data: Menghilangkan kesalahan, nilai yang hilang, dan data duplikat.
- Penyesuaian format: Mengubah format data menjadi standar yang konsisten.
- Penggabungan data: Menggabungkan data dari berbagai sumber menjadi satu kesatuan.
- Agregasi data: Menggabungkan beberapa baris data menjadi ringkasan statistik.
- Validasi dan autentikasi data: Memastikan keakuratan dan keamanan data.
- Enkripsi data: Melindungi data sensitif.
- Pemuatan (Load): Data yang sudah ditransformasi akan dimuat ke dalam sistem target, seperti gudang data atau data lake. Pemuatan data dapat dilakukan secara berkala atau real-time.
Baca Juga: Apa Itu Ekstraksi Data, Proses, dan Contohnya
Contoh ETL dalam Bisnis
Untuk memahami cara kerjanya dengan lebih dalam, berikut adalah contoh ETL dalam proses bisnis.
Misalnya, sebuah perusahaan ingin mengotomatisasi proses pengadaan melalui bukti transaksi (berupa faktur atau invoice fisik) dari vendor menggunakan Mekari Expense.
Langkah-langkah proses ETL dari contoh di atas adalah sebagai berikut:
1. Mengekstrak data dari faktur (Extract)
- Karyawan memindai dokumen invoice dengan OCR Mekari Stream yang ada dalam Mekari Expense.
- OCR tersebut akan mengekstrak data penting seperti nomor faktur, tanggal transaksi, nominal transaksi, nama vendor, dan tenggat pembayaran dari dokumen fisik tersebut secara otomatis.
2. Mengubah format data agar dapat diproses (Transform)
- Data yang telah diekstrak akan ditransformasi agar sesuai dengan sesuai dengan format dan kebutuhan sistem Mekari Expense.
- Teknologi AI seperti machine learning (ML) dan natural language processing (NLP) akan mengidentifikasi informasi yang telah diproses.
- Setelah teridentifikasi, AI akan mengelompokkan data yang ada sesuai metriks yang ada di Mekari Expense, seperti nominal transaksi, nama vendor, serta tanggal transaksi dan pembayaran.
3. Memasukkan Data ke Sistem Pengelolaan (Load)
- Data yang telah terklasifikasi dan tervalidasi akan terinput ke dalam fitur pengelolaan tagihan dan pengadaan Mekari Expense secara otomatis.
- Dalam Mekari Expense, semua data transaksi dari invoice siap dikelola secara penuh. Anda dapat mencatatnya sebagai pengeluaran dalam pembukuan serta menjadwalkan dan melakukan pembayarannya secara otomatis melalui Mekari Expense jika perlu.
Mengapa ETL Penting?
ETL adalah kunci untuk membuka potensi data Anda.
Pada dasarnya, proses ini bertujuan untuk mempermudah dan meningkatkan efisiensi pengelolaan data.
Dengan ETL, Anda dapat:
- Mengonsolidasikan Data: ETL menyatukan data dari berbagai sumber, menghilangkan silo informasi, dan memberikan pandangan komprehensif tentang bisnis Anda.
- Meningkatkan Kualitas Data: ETL membersihkan data dari kesalahan, duplikasi, dan inkonsistensi, menghasilkan data yang akurat dan dapat diandalkan untuk analisis.
- Mempermudah Analisis Data: ETL mengubah data ke dalam format yang konsisten dan terstruktur, sehingga memudahkan analisis dan pelaporan.
- Mendukung Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik: Dengan data yang akurat dan mudah diakses, Anda dapat membuat keputusan bisnis yang lebih tepat dan strategis.
Manfaat ETL untuk bisnis
ETL memberikan sejumlah manfaat yang signifikan bagi bisnis:
- Keputusan Berbasis Data yang Lebih Baik: ETL menyediakan data yang akurat dan andal untuk analisis, memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cerdas dan berbasis bukti.
- Efisiensi Operasional: ETL dapat mengotomatiskan proses integrasi data, mengurangi waktu dan biaya untuk mengumpulkan dan membersihkan data secara manual.
- Peningkatan Produktivitas: Dengan data yang terpusat dan terstruktur, tim Anda dapat mengakses informasi yang mereka butuhkan dengan lebih cepat dan mudah.
- Keunggulan Kompetitif: ETL membantu Anda mengidentifikasi tren pasar, perilaku pelanggan, dan peluang bisnis yang berharga, sehingga memberikan Anda keunggulan kompetitif.
Penerapan ETL dalam berbagai sektor bisnis
Berikut adalah beberapa contoh penggunaan ETL di berbagai industri:
1. Ritel
ETL dapat menjadi solusi untuk mempermudah bisnis ritel.
Misalnya, sebuah perusahaan e-commerce besar memiliki toko online di berbagai platform seperti website sendiri, aplikasi mobile, dan marketplace.
Setiap platform menghasilkan data penjualan, data pelanggan, dan data inventaris dalam format yang berbeda-beda.
Dengan menggunakan ETL, perusahaan dapat mengekstrak data dari semua platform ini, membersihkannya, dan menyatukannya ke dalam data warehouse.
Setelah data terkonsolidasi, perusahaan dapat menganalisis kinerja penjualan di setiap platform, mengidentifikasi produk terlaris, dan memahami perilaku pelanggan secara keseluruhan.
2. Keuangan
Sebuah bank memiliki ribuan transaksi setiap hari dari berbagai cabang dan saluran seperti ATM, mobile banking, dan internet banking.
Data transaksi ini mencakup informasi seperti jumlah transaksi, jenis transaksi, lokasi transaksi, dan informasi pelanggan.
Dengan ETL, bank dapat mengintegrasikan semua data transaksi ini ke dalam satu platform terpusat.
Setelah data terintegrasi, bank dapat menerapkan algoritma machine learning untuk menganalisis pola transaksi dan mengidentifikasi aktivitas yang mencurigakan yang mungkin mengindikasikan penipuan.
3. Kesehatan
ETL juga sangat bermanfaat bagi industri kesehatan.
Misalnya, sebuah rumah sakit yang memiliki berbagai sistem penyimpanan data pasien, seperti rekam medis elektronik, hasil laboratorium, resep obat dan data pencitraan medis.
Data ini tersebar di berbagai format dan sistem yang berbeda.
Dengan menggunakan ETL, rumah sakit dapat menggabungkan semua data pasien ini ke dalam satu repository terpusat.
Data yang terkonsolidasi ini kemudian dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien dengan memberikan gambaran lengkap tentang riwayat medis pasien kepada dokter.
Kesimpulan
ETL adalah solusi untuk mengatasi tantangan pengelolaan data yang tersebar dan tidak terstruktur. Dengan mengubah data mentah menjadi informasi berharga, ETL memungkinkan bisnis Anda untuk membuat keputusan yang lebih baik, meningkatkan efisiensi operasional, dan mendapatkan keunggulan kompetitif.
Penggunaan teknologi canggih seperti OCR (Optical Character Recognition) dapat membantu mempermudah proses ETL, terutama dalam mengekstrak informasi dari data tidak terstruktur seperti foto dan dokumen.
Mekari Stream menyediakan software OCR dengan fitur canggih yang dapat mendukung efektivitas ekstraksi data bisnis Anda.
Kini, Mekari Stream tersedia secara khusus dalam Mekari Expense sebagai solusi untuk mengelola pengeluaran bisnis secara komprehensif.
Hadirnya OCR dalam Mekari Expense mempermudah Anda untuk melakukan input data invoice secara otomatis.
Setelah terinput, data dalam invoice akan diubah dan diklasifikasikan secara otomatis berdasarkan metriks yang Anda butuhkan.
Lalu, data yang telah terstruktur tersebut akan dimuat dalam sistem manajemen pengeluaran Mekari Expense dan Anda dapat mengelolanya dengan lebih optimal.
Dengan pengalaman melayani lebih dari 35.000 bisnis, Mekari siap membantu Anda. Hubungi kami sekarang untuk demo gratis dan konsultasi lebih lanjut.
Referensi
IBM. “What is ETL”
AWS. “What is ETL”