Home / Blog / Career & Profession

Miskomunikasi WFH, Hal Ini yang Biasanya Terjadi

cara menghindari miskomunikasi WFH
Daftar isi
Mode

Miskomunikasi WFH sering terjadi di antara pekerja di kala work from home (WFH).

Jika dilihat dari kedua sisi, kebanyakan kasus miskomunikasi selama wfh ini bukan tentang salah siapa.

Bukan tentang si A tidak pernah bisa memahami kemauan si B, atau si B yang tidak pernah bisa menjelaskan sesuatu dengan baik. Tapi tentang bagaimana miskomunikasi antar kedua sisi dapat dihindarkan.

Miskomunikasi sendiri artinya bisa dijelaskan sebagai proses komunikasi yang berjalan secara kurang atau tidak baik. Hal ini menyebabkan informasi yang disampaikan tidak berjalan sesuai dengan harapan.

Miskomunikasi terjadi karena berbagai faktor, seperti perbedaan persepsi antara pengirim informasi dan penerima informasi, perbedaan pengetahuan, pengalaman serta perbedaan gaya bahasa yang digunakan.

Apa Saja Penyebab Miskomunikasi WFH?

Jika miskomunikasi terus menerus terjadi, tentu bagi sebuah perusahaan ini akan mengakibatkan hal yang fatal.

Disini miss komunikasi artinya bisa menyebabkan sebuah kekacauan dalam pekerjaan.

Pekerjaan tidak berjalan dengan lancar, penerima informasi salah melakukan pekerjaan hingga merugikan keuangan perusahaan jika itu menyangkut pengeluaran.

Untuk lebih lengkapnya, simak ulasan berikut ini.

1. Penyebab Miskomunikasi 

Walaupun teknologi sudah memadai, nyatanya miskomunikasi antar pekerja work from home (WFH) masih sering terjadi.

Hal ini disebabkan oleh beberapa hal berikut ini.

  • Pengirim Informasi

Pengirim informasi tidak menyusun kata dengan baik dan benar sehingga terjadi kesalahan dalam penyampaian informasi.

  • Penerima Informasi

Penerima informasi sedang tidak fokus, tidak berkonsentrasi atau kurang pengetahuan tentang informasi yang disampaikan pengirim.

  • Informasi

Informasi berisi hal yang tidak dipahami penerima, tidak enak dibaca, tidak ada tanda baca atau tidak berurutan sesuai kronologi peristiwa atau cara kerja.

Baca Juga: 10 Aplikasi WFH, Kerja di Rumah Tetap Efektif!

2. Cara menghindari miskomunikasi ketika WFH

  • Ketahui Apa Harapan Perusahaan Pada Anda

Miscommunication adalah hal yang bisa ditangani jika anda tahu apa harapan perusahaan kepada anda.

Sekarang Anda bekerja dari rumah, jangan berasumsi Anda selalu mengetahui apa yang jadi tujuan perusahaan.

Tanyakan kepada atasan dan teman se-tim apa yang mereka butuhkan dari Anda dan dapatkan informasi tersebut secara jelas dan spesifik.

Kapan Anda harus online, kapan jadwal meeting mingguan, serta teknik apa yang dilakukan untuk berkomunikasi.

Tentukan dari awal sespesifik mungkin agar lancar di kemudian hari.

  • Temukan Teknik Komunikasi Terbaik untuk Tim Anda

Setiap orang memiliki preferensi yang berbeda dalam hal berkomunikasi.

Beberapa orang lebih suka berbicara secara langsung, maka ketika wfh, gunakan video call dan jadwalkan sesuai kebutuhan tim Anda agar tidak terjadi miskomunikasi.

Karena disini miskomunikasi artinya bisa menghambat pekerjaan yang sedang dikerjakan oleh tim.

Beberapa orang lainnya lebih menyukai komunikasi secara tertulis, maka perbaiki cara penyampaian pesan agar dapat diterima dengan baik oleh si penerima informasi.

Anda sebagai pemimpin dan tim dapat meeting secara online minimal seminggu sekali setiap ada informasi terbaru, pekerjaan yang harus diselesaikan maupun hal-hal yang kurang jelas tersampaikan secara tertulis.

Anda dapat menggunakan berbagai platform dalam melakukan meeting.

Pastikan Anda mengaktifkan tombol mute saat tidak berbicara, gunakan earphone yang masih berfungsi dengan baik, berikan informasi jika Anda ingin ke kamar mandi dan berpakaian dengan rapi.

Sebetulnya, metode apa yang digunakan tidak terlalu penting. Ini tergantung dari bagaimana tim Anda mencari cara terbaik dalam berkomunikasi.

Cara paling sederhana adalah tanyakan kepada setiap orang di tim Anda preferensi mana yang lebih efektif digunakan.

  • Jujur dalam Berkomunikasi

Jujurlah ketika Anda tidak mengerti apa maksud yang disampaikan rekan kerja Anda.

Miscommunication adalah hal yang bisa dihindari ketika anda bersikap jujur.

Jangan sampai Anda mengerjakan pekerjaan yang salah.

Selain merugikan diri sendiri, ini juga dapat merugikan perusahaan.

Tanya sedetail dan sespesifik mungkin pekerjaan apa yang sebenarnya harus Anda lakukan.

Tapi, jangan langsung bertanya ketika baru saja diberikan informasi.

Coba pahami terlebih dahulu apa maksudnya. Jika memang masih tidak mengerti, tanyakan sesegera mungkin agar tidak memperlambat produktivitas perusahaan.

  • Informasi Jelas dan Ringkas

Bekerja dari rumah berarti setiap orang harus belajar menulis dengan jelas dan efektif karena sebagian besar komunikasi akan dilakukan melalui tulisan.

Bersikaplah jelas, ringkas sehingga tidak menyebabkan rekan tim Anda harus melewati lautan kata-kata untuk sampai ke titik yang Anda maksudkan.

Beri juga contoh jika pekerjaan yang disampaikan merupakan pekerjaan baru bagi tim Anda.

Semakin jelas maksud Anda, semakin sedikit ruang yang Anda tinggalkan untuk misinterpretasi, asumsi dan tentu miskomunikasi.

Pikirkan kembali sebelum Anda memberi informasi tersebut kepada orang lain.

Baca ulang, apakah informasi tersebut sudah jelas tersampaikan?

Anda juga dapat menggunakan aplikasi dalam pemberian tugas atau pekerjaan kepada tim Anda.

Seperti aplikasi Mekari Talenta yang menyediakan fitur Task, fitur ini berfungsi sebagai pemberian tugas antar karyawan se-tim atau dari atasan ke bawahan.

Anda hanya perlu mengklik dashboard > add task > create task. Terdapat juga pilihan send email agar dikirimkan ke email yang bersangkutan.

Cari tahu selengkapnya mengenai produk Mekari Talenta atau isi formulir berikut ini untuk mencoba demo gratis Mekari Talenta secara langsung.

Sesungguhnya, apabila perusahaan banyak menggunakan aplikasi tentu miskomunikasi selama WFH tak akan terjadi.

Banyak aplikasi beredar yang menunjang kegiatan WFH sat ini seperti aplikasi simpeg online, payroll, dan aplikasi absensi online.

Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk Anda.

Topik:
Keluar

WhatsApp WhatsApp kami