Baru Sekitar 10% UMKM Adopsi Teknologi Digital, Empat Platform Bisnis Berbasis Cloud Berkonsolidasi Untuk Mendukung Digitalisasi & Kemajuan UKM Indonesia

10 April 2019

Penyedia platform bisnis berbasis cloud: Talenta, Sleekr, Jurnal, dan Klikpajak resmi memutuskan bergabung menjadi satu perusahaan yang bernama Mekari. Sinergi ini merupakan salah satu langkah mewujudkan visi Mekari untuk menjadi platform yang berkontribusi dalam mendukung perkembangan UKM Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan SDM dan finansial.

Memiliki visi yang sama untuk mendukung perkembangan UKM Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital, empat penyedia platform bisnis berbasis cloud asal Indonesia, yakni Talenta, Sleekr, Jurnal dan Klikpajak resmi mengumumkan keputusannya untuk berkonsolidasi menjadi satu kesatuan di dalam sebuah perusahaan bernama Mekari.

Konsolidasi ini diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan bagi adopsi teknologi untuk meningkatkan produktivitas bisnis UKM di Indonesia. Pasalnya, mengutip dari pernyataan Kementerian Kominfo, saat ini UMKM di Indonesia yang sudah benar–benar memanfaatkan teknologi digital baru menyentuh angka 6,5 juta unit usaha dari total 59,2 juta pelaku UMKM. Konsolidasi ini juga merupakan bentuk dukungan dari pihak swasta terhadap upaya pemerintah Indonesia dalam mempercepat targetnya untuk mendigitalisasi delapan juta UMKM pada akhir tahun 2019 ini.

“Kami melihat sektor UKM di Indonesia saat ini membutuhkan banyak solusi modern untuk meningkatkan efisiensi proses bisnis perusahaan. Mekari, melalui penggabungan ini, hadir untuk memberikan solusi yang lengkap dan solid bagi UKM, sekaligus mendukung visi UKM go digital di Indonesia,” jelas Suwandi Soh, CEO Mekari.

Dengan bergabungnya pelaku startup yang sudah lama berkiprah di industri bisnis SaaS (Software as a Service) di Indonesia ini, saat ini, produk–produk yang dikembangkan Mekari sudah menjadi pilihan bagi puluhan ribu perusahaan yang membutuhkan solusi pengelolaan SDM dan finansial berbasis cloud, dengan mayoritas penggunanya berasal dari sektor UKM.

“Sebagai bagian dari perusahaan yang mengusung konsolidasi ini, kami percaya dengan bergabungnya para pemain yang sudah berpengalaman di industri SaaS di Indonesia dapat meningkatkan kapasitas kami menjadi lebih besar, sehingga dapat memfasilitasi permintaan dari banyaknya kebutuhan UKM Indonesia yang belum memanfaatkan teknologi dalam pengoperasian bisnisnya,” ucap Daniel Witono, Chief Product Officer Mekari.

Pemanfaatan teknologi pada praktiknya dapat diimplementasikan di berbagai area dari sebuah bisnis, mulai dari pemasaran digital, optimasi proses bisnis, pengembangan produk, dan pengelolaan SDM. Namun, pemanfaatan teknologi oleh pelaku UKM di Indonesia saat ini masih  terbatas pada aktivitas pemasaran, seperti penggunaan media sosial maupun website. Melalui konsolidasi ini, Mekari akan memiliki kapasitas yang lebih untuk membantu memberikan solusi teknologi kepada UKM di bidang pengelolaan sumber daya manusia dan finansial. Adopsi teknologi di area tersebut akan mengoptimalkan proses bisnis sehingga biaya lebih efisien serta produktivitas karyawan maupun bisnis meningkat.

UMKM Indonesia sendiri merupakan sektor yang memilki dampak yang besar bagi perekonomian negara. Faktanya, kontribusi UMKM terhadap ekonomi Indonesia mencapai 64% atau sekitar Rp 850 triliun setiap tahunnya pada Produk Domestik Bruto, hal ini mengacu pada data dari Badan Pusat Statistik tahun 2017.

Namun, mengacu pada studi yang dilakukan Deloitte, dari 56,5 juta unit usaha di Indonesia, hanya sekitar 9 persen UMKM yang sudah mengadopsi teknologi digital dalam pengoperasian bisnisnya secara keseluruhan. Padahal, berdasarkan temuan dari konsultan manajemen perusahaan global, Deloitte dan McKinsey, UKM yang memanfaatkan teknologi digital dapat memicu perkembangan bisnis dua kali lebih cepat hingga mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi tahunan negara sebesar 2 persen. Hal ini semakin membuktikan bahwa adopsi teknologi bagi UKM menjadi aspek krusial yang harus diperhatikan.

Dengan urgensi tersebut, Mekari menginisiasi Mekari Conference, sebuah kegiatan yang akan dihadiri oleh lebih dari 2000 pebisnis di bidang UKM. Acara ini diharapkan menjadi wadah bagi UKM Indonesia untuk mempersiapkan dan mengembangkan bisnisnya dengan memanfaatkan kemajuan teknologi digital di dalam pengoperasian bisnisnya, yang akan diselenggarakan pada 25 April 2019 di The Kasablanka, Mall Kota Kasablanka, Jakarta.

Mengangkat tema Powering Indonesian SMEs with Technology, Mekari Conference akan menghadirkan lebih dari 20 CEO dan founders dari beragam bisnis UKM, startup, hingga perusahaan besar di Indonesia. Terbagi menjadi 3 stage utama yaitu Growth & Innovation Stage, People Stage, serta Finance Stage, Mekari Conference menargetkan untuk memberikan gagasan baru bagi penggiat bisnis UKM di Indonesia untuk dapat bertransformasi dan memajukan bisnisnya melalui pemanfaatan teknologi digital.

“Kami percaya bahwa perkembangan teknologi yang sangat pesat ini telah mengubah landscape industri secara signifikan yang berdampak pada operasi bisnis perusahaan besar maupun UKM, untuk itu kami berupaya untuk mendorong UKM Indonesia untuk turut bertransformasi di era digital ini salah satunya dengan melalui Mekari Conference,” tutup Suwandi Soh dalam Media Briefing yang digelar pada Rabu, 10 April 2019, di Ayana Midplaza, Jakarta.

Related Articles

Read more news and update about Mekari